Saturday, March 7, 2026
26.3 C
Jayapura

Laka Lantas Berujung Maut, Staf Bank Papua Tewas Dikeroyok

JAYAPURA–Peristiwa tragis terjadi di Jalan Trans Wamena–Elelim Kilometer 65, Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo. Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil dan pejalan kaki berujung pada dua korban jiwa, termasuk pengemudi kendaraan yang tewas setelah dikeroyok massa. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (11/1).

Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samomsabra, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil Mitsubishi Triton warna silver yang dikemudikan Michael Rumbekwan (39), Staf Bank Papua KCP Elelim, Kabupaten Yalimo melaju dari arah Wamena menuju Elelim. Mobil tersebut membawa tiga orang rekan kerja sebagai penumpang.

“Sesampainya di KM 65 Distrik Abenaho, tepatnya di kawasan permukiman warga, seorang pejalan kaki atas nama Diana Kepno (6) hendak menyeberang jalan. Namun sebelum sampai ke seberang, korban tertabrak bagian depan mobil,” jelas Kapolres melalui keterangan tertulis, Selasa (13/1).

Baca Juga :  Dipicu Miras, Dua Kelompok Warga Saling Serang 

Akibat benturan tersebut, korban terpental ke aspal dan tidak sadarkan diri. Melihat kejadian itu, pengemudi menghentikan kendaraannya dan berusaha turun untuk menolong korban. Namun, pada saat bersamaan, pengemudi dikerumuni warga setempat dan menjadi korban pengeroyokan hingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, tiga orang penumpang mobil menyelamatkan diri dengan berpencar dan berlindung di rumah-rumah warga sekitar TKP. Personel Pos Polisi Abenaho yang menerima laporan segera merespons kejadian tersebut dan mengamankan para korban serta saksi untuk selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Abenaho.

Kompol Joni menambahkan, barang bukti berupa satu unit mobil Mitsubishi Triton masih berada di TKP dan belum dapat dievakuasi karena pihak kepolisian masih melakukan koordinasi dengan keluarga pengemudi. “Olah TKP belum dapat dilakukan pada hari kejadian karena personel tiba sekitar pukul 18.30 WIT dan kondisi sudah malam serta situasi tidak memungkinkan. Seluruh personel kemudian ditarik ke Pospol Abenaho,” ujarnya.

Baca Juga :  Penyidik Tipikor Bakal Periksa Kembali Bendaraha Bunda PAUD

JAYAPURA–Peristiwa tragis terjadi di Jalan Trans Wamena–Elelim Kilometer 65, Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo. Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil dan pejalan kaki berujung pada dua korban jiwa, termasuk pengemudi kendaraan yang tewas setelah dikeroyok massa. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (11/1).

Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samomsabra, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil Mitsubishi Triton warna silver yang dikemudikan Michael Rumbekwan (39), Staf Bank Papua KCP Elelim, Kabupaten Yalimo melaju dari arah Wamena menuju Elelim. Mobil tersebut membawa tiga orang rekan kerja sebagai penumpang.

“Sesampainya di KM 65 Distrik Abenaho, tepatnya di kawasan permukiman warga, seorang pejalan kaki atas nama Diana Kepno (6) hendak menyeberang jalan. Namun sebelum sampai ke seberang, korban tertabrak bagian depan mobil,” jelas Kapolres melalui keterangan tertulis, Selasa (13/1).

Baca Juga :  Diduga Gangguan Mental Seorang Pria, di Sentani Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Akibat benturan tersebut, korban terpental ke aspal dan tidak sadarkan diri. Melihat kejadian itu, pengemudi menghentikan kendaraannya dan berusaha turun untuk menolong korban. Namun, pada saat bersamaan, pengemudi dikerumuni warga setempat dan menjadi korban pengeroyokan hingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, tiga orang penumpang mobil menyelamatkan diri dengan berpencar dan berlindung di rumah-rumah warga sekitar TKP. Personel Pos Polisi Abenaho yang menerima laporan segera merespons kejadian tersebut dan mengamankan para korban serta saksi untuk selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Abenaho.

Kompol Joni menambahkan, barang bukti berupa satu unit mobil Mitsubishi Triton masih berada di TKP dan belum dapat dievakuasi karena pihak kepolisian masih melakukan koordinasi dengan keluarga pengemudi. “Olah TKP belum dapat dilakukan pada hari kejadian karena personel tiba sekitar pukul 18.30 WIT dan kondisi sudah malam serta situasi tidak memungkinkan. Seluruh personel kemudian ditarik ke Pospol Abenaho,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Pelaku Curas di Jalan Bhayangkara Diciduk

Berita Terbaru

Artikel Lainnya