Markus berharap, setelah usai tahapan tersebut dilakukan, maka seluruh proses penyelenggaraan dan pengawasan serta pengamanan Pilkada di Sarmi sudah dapat berjalan. Ia juga berpesan agar pengelolaan anggaran yang diberikan ini dipergunakan sebaik-baiknya.
Dan yang tak kalah pentingnya Penjabat Bupati Sarmi itu mengatakan Pilkada sebaiknya dapat dilaksanakan dalam 1 putaran saja, tidak sampai berulang, sebab akan berdampak kepada pembangunan di Kabupaten Sarmi.
Sementara ketua Bawaslu Kabupaten Sarmi Philemon Merne SIP mengatakan penandatangan NPHD adalah sesuatu hal yang telah ditunggu-tunggu, sebab pihaknya sudah harus mulai melaksanakan tahapan Pemilu, salah satunya tenaga adhoc di tingkat bawah baik di BKD di tingkat kampung, dan Pawascam di tingkat distrik.” Mereka yang bekerja dibawah butuh penguatan maka kita butuh pembiayaan,” terangnya.
Di tempat yang sama ketua KPU Sarmi Melkior Charles Aweman berharap semuanya dapat berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan yang diharapkan yakni pemilu berjalan aman, demokratis.
Ketua DPRD Kabupaten Sarmi Jumriati SH, memberi apresasi kepada pemerintah yang telah memberikan NPHD kepada penyelenggara Pemilu yakni KPU dan Bawaslu. tentang waktu pemberian dana hibah menurutnya sudah pas, artinya pemerintah tidak terlambat dalam menyediakan anggaran kepada KPU dan Bawaslu. Dia pun optimis Pemilu di Sarmi akan berjalan lancar, aman demokratis dan sukses. (wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.comÂ
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos