Sunday, February 15, 2026
30.2 C
Jayapura

Satu Flashdisc Rekaman CCTV Diamankan

Dari Oleh TKP Tewasnya Seorang Penumpang KM Gunung Dempo

SENTANI – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jayapura melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia atas nama Dony Pekey. Kegiatan tersebut berlangsung di atas KM Gunung Dempo saat kapal sandar di Dermaga Penumpang Pelabuhan Laut Jayapura, Rabu (11/2), pukul 15.30 hingga 20.25 WIT.

Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H. menjelaska kasus tersebut telah dilimpahkan kepada Polres Jayapura, mengingat kejadian kasus pada saat itu kapal berada pada titik koordinat laut Jayapura.

“Olah TKP ini dilakukan guna mengungkap secara jelas peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Senin (26/1) lalu, sekitar pukul 21.00 WIT, saat pelayaran KM Gunung Dempo dari Nabire menuju Jayapura. Saat kejadian, kapal masih berada dalam wilayah hukum Polres Jayapura,” katanya kepada Cenderawasih Pos, dalam rilisnya, Rabu (11/2).

Baca Juga :  KRP Minta Status Tersangka Lukas Enembe Dicabut

Lanjutnya, Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Jayapura, Iptu Frisko R. Domo, didampingi Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, Ipda Andarias Mesak Sroyer, SH. Turut hadir Nakoda KM Gunung Dempo, Capt. Asep Soparya, serta Kepala Operasi PT Pelni Jayapura, Faisal Damrin.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, Ipda Andarias Mesak Sroyer menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan tim gabungan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk mendalami meninggalnya salah satu penumpang yang terjadi saat kapal masih berada di wilayah hukum Polres Jayapura.

“Tim dibagi menjadi dua, yakni melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan terhadap saksi-saksi yang merupakan pegawai kapal, serta melakukan pemeriksaan lokasi awal kejadian,” jelasnya. Sekitar pukul 16.15 WIT, tim tiba di lokasi awal kejadian. Tim pertama yang terdiri dari penyidik Sat Reskrim melakukan pemeriksaan terhadap para saksi guna memperjelas kronologis peristiwa.

Baca Juga :  Perda Miras Harus Diterapkan di Kabupaten Jayapura

Dari Oleh TKP Tewasnya Seorang Penumpang KM Gunung Dempo

SENTANI – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jayapura melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia atas nama Dony Pekey. Kegiatan tersebut berlangsung di atas KM Gunung Dempo saat kapal sandar di Dermaga Penumpang Pelabuhan Laut Jayapura, Rabu (11/2), pukul 15.30 hingga 20.25 WIT.

Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H. menjelaska kasus tersebut telah dilimpahkan kepada Polres Jayapura, mengingat kejadian kasus pada saat itu kapal berada pada titik koordinat laut Jayapura.

“Olah TKP ini dilakukan guna mengungkap secara jelas peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Senin (26/1) lalu, sekitar pukul 21.00 WIT, saat pelayaran KM Gunung Dempo dari Nabire menuju Jayapura. Saat kejadian, kapal masih berada dalam wilayah hukum Polres Jayapura,” katanya kepada Cenderawasih Pos, dalam rilisnya, Rabu (11/2).

Baca Juga :  Soal Landasan Jembatan Kayu di Komba, Dikomunikasikan Dulu Dengan OPD Teknis

Lanjutnya, Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Jayapura, Iptu Frisko R. Domo, didampingi Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, Ipda Andarias Mesak Sroyer, SH. Turut hadir Nakoda KM Gunung Dempo, Capt. Asep Soparya, serta Kepala Operasi PT Pelni Jayapura, Faisal Damrin.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, Ipda Andarias Mesak Sroyer menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan tim gabungan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk mendalami meninggalnya salah satu penumpang yang terjadi saat kapal masih berada di wilayah hukum Polres Jayapura.

“Tim dibagi menjadi dua, yakni melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan terhadap saksi-saksi yang merupakan pegawai kapal, serta melakukan pemeriksaan lokasi awal kejadian,” jelasnya. Sekitar pukul 16.15 WIT, tim tiba di lokasi awal kejadian. Tim pertama yang terdiri dari penyidik Sat Reskrim melakukan pemeriksaan terhadap para saksi guna memperjelas kronologis peristiwa.

Baca Juga :  Puluhan Pembersih Jalan dan Cleaning Service Dapatkan Paket Sembako

Berita Terbaru

Artikel Lainnya