MERAUKE – Kepolisian Resort Merauke tengah menyelidiki kasus pencurian 10 unit kendaraan bermotor yang terjadi di Gudang Stadion Katalpal Merauke, dimana hampir 100 unit motor asset PON 2021 disimpan. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat (9/1) dini hari.
Kejadian pertama kali diketahui oleh penjaga stadion, Thomas Kurunimanop, saat melakukan pengecekan sekira pukul 05.00 WIT. Saksi mendapati kondisi pintu gudang penyimpanan sepeda motor dalam keadaan terbobol dan lampu penerangan yang sebelumnya menyala telah padam.
Setelah dilakukan pengecekan bersama pihak Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Merauke, diketahui sebanyak 9 unit sepeda motor Yamaha MX King 150 cc dan 1 unit sepeda motor KTM 125 cc hilang dari total kendaraan yang tercatat dalam inventaris.
Berdasarkan hasil analisa awal, pencurian diduga dilakukan lebih dari satu orang dengan perencanaan yang matang. Waktu kejadian yang berlangsung pada dini hari serta rusaknya pintu gudang mengindikasikan pelaku telah mengetahui situasi lingkungan dan pola penjagaan.
Polisi juga menduga kendaraan hasil curian tersebut berpotensi dijual, dipreteli, atau dibawa keluar wilayah Kabupaten Merauke. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polres Merauke melalui Kapolsek Merauke Kota AKP Susanto Bakri, SH bersama anggotanya dan Unit Intelkam Polsek Merauke Kota melakukan langkah-langkah berupa pengumpulan bahan keterangan dari saksi dan pihak terkait, penyelidikan jalur keluar-masuk stadion, serta koordinasi dengan Sat Reskrim Polres Merauke. Selain itu, monitoring terhadap bengkel dan penadah kendaraan bermotor juga terus dilakukan guna mengungkap pelaku dan keberadaan barang bukti.
MERAUKE – Kepolisian Resort Merauke tengah menyelidiki kasus pencurian 10 unit kendaraan bermotor yang terjadi di Gudang Stadion Katalpal Merauke, dimana hampir 100 unit motor asset PON 2021 disimpan. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat (9/1) dini hari.
Kejadian pertama kali diketahui oleh penjaga stadion, Thomas Kurunimanop, saat melakukan pengecekan sekira pukul 05.00 WIT. Saksi mendapati kondisi pintu gudang penyimpanan sepeda motor dalam keadaan terbobol dan lampu penerangan yang sebelumnya menyala telah padam.
Setelah dilakukan pengecekan bersama pihak Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Merauke, diketahui sebanyak 9 unit sepeda motor Yamaha MX King 150 cc dan 1 unit sepeda motor KTM 125 cc hilang dari total kendaraan yang tercatat dalam inventaris.
Berdasarkan hasil analisa awal, pencurian diduga dilakukan lebih dari satu orang dengan perencanaan yang matang. Waktu kejadian yang berlangsung pada dini hari serta rusaknya pintu gudang mengindikasikan pelaku telah mengetahui situasi lingkungan dan pola penjagaan.
Polisi juga menduga kendaraan hasil curian tersebut berpotensi dijual, dipreteli, atau dibawa keluar wilayah Kabupaten Merauke. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polres Merauke melalui Kapolsek Merauke Kota AKP Susanto Bakri, SH bersama anggotanya dan Unit Intelkam Polsek Merauke Kota melakukan langkah-langkah berupa pengumpulan bahan keterangan dari saksi dan pihak terkait, penyelidikan jalur keluar-masuk stadion, serta koordinasi dengan Sat Reskrim Polres Merauke. Selain itu, monitoring terhadap bengkel dan penadah kendaraan bermotor juga terus dilakukan guna mengungkap pelaku dan keberadaan barang bukti.