Ia menambahkan bahwa para penghuni di kawasan tersebut merupakan warga dengan latar belakang berbeda. “Yang tinggal di sini campuran, ada yang PNS, ada yang militer, dan ada juga yang sudah pensiun tapi masih tinggal di sini. Ini barak Mes Pendam,” katanya. Pasca kebakaran, warga yang terdampak sementara diarahkan untuk mengungsi ke area masjid yang berada di sekitar kompleks Kodam lama sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak terkait.
Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura, Hernike R. Awy, mengatakan pihaknya mengerahkan 13 unit armada pemadam untuk memadamkan api di lokasi kejadian. Armada tersebut berasal dari beberapa pos pemadam kebakaran yang ada di Kota Jayapura. “Total ada 13 armada yang kami turunkan. Dari Pos Heram 2 unit, dari Mako 3 unit, Matra besar 2 unit, mobil suplay 2 unit, pos distrik 2 unit dan Pos Youtefa 2 unit,” jelasnya.
Selain itu, proses pemadaman juga mendapat bantuan dari armada milik TNI Angkatan Laut, water cannon Polresta Jayapura Kota, serta Polda Papua. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak menjadikan peristiwa kebakaran sebagai konten media sosial, karena hal tersebut dapat menghambat kerja petugas di lapangan sekaligus mengganggu penanganan darurat.
“Jangan jadikan peristiwa kebakaran ini sebagai konten di media sosial. Kasihan juga para korban dan ini bisa menghambat kerja petugas pemadam maupun aparat keamanan yang sedang bekerja,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Pantauan Cenderawasih Pos proses pemadaman ini sempat terhenti lantaran ketersediaan air sempat habis dan menunggu suply. Dan disaat tegang-tegangnya penyiraman terdengar berkali kali suara ledakan. Ada ledakan kecil dan ada juga yang cukup besar. Saat ledakan terdengar penyampaian untuk menjauh.
“Jangan disitu, amunisi, amunisi,” ujar seorang prajurit kepada rekannya. Setelah ledakan kesekian kali ada juga perwira yang meminta petugas yang terlibat pemadaman untuk menghindar.
“Di balik mobil saja dulu. Itu sepertinya amunisi yang meledak,” penyampaiannya. Meski begitu hingga api mulai redup tak ada satupun yang terluka akibat ledakan tadi dan petugas kembali melanjutkan pemadaman.