Sunday, April 6, 2025
23.7 C
Jayapura

Kapolda Perintahkan Kumpulkan Semua Video dan Foto Amatir

JAYAPURA โ€“ Upaya penegakan hukum terhadap para pelaku yang ikut dalam rombongan iring โ€“ iringan jenasah Alharmhum Lukas Enembe nampaknya tidak main-main. Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri menyampaikan bahwa pihaknya telah mengumpulkan tim satgas untuk bekerja lebih terkoordinir dan terfokus.

Kasus pengeroyokan, pelemparan, pengrusakan hingga pembakaran yang terjadi saat penjemputan jenasah Lukas Enembe ini kini ditangani Dirkrimum dan kapolda meminta publik bersabar sebab timnya sedang bekerja.

โ€œTadi malam sudah saya kumpulkan semua satgas dan saya perintahkan untuk semua foto dan video amatir dari warga atau siapapin itu dikumpulkan dan diteliti. Dari foto dan video inilah yang nanti dilanjutkan dengan penyelidikan kemudan penindakan hukum,โ€ tegas Kapolda saat ditemui di Polda Papua, Rabu (10/1).

Baca Juga :  Basuh Kaki, Teladan Yesus agar Manusia Mengasihi Sesama

Kapolda menegaskan bahwa siapa saja yang terlibat patut ditindak.  Hanya kata Kapolda untuk mengungkap pelakunya tidak bisa serta merta melainkan harus dilakukan pelan โ€“ pelan. โ€œPerlu ketelitian untuk kami kenali wajahnya lebih dulu kemudian mulai mengidentifikasi,โ€ bebernya.

Atau bahkan kata Kapolda bila bisa menemukan foto atau video yang memukul dirinya, memukul Penjabat Gubernur, memukul Sekda, membakar mobil hingga membakar ruko di Waena.

โ€œSaya bilang cari video atau foto yang sempat memukul saya, memukul pak PJ maupun sekda dan lainnya. Cari dan kita proses,โ€ tegasnya. Karenanya ia meminta agar public bisa bersabar sebab proses hokum jalan terus. โ€œSekali lagi proses penegakan hukum harus dilakukan dan tak bisa didiamkan,โ€ tutupnya.  (ade/wen)

Baca Juga :  Hujan Lebat dan Angin Kencang jadi Transisi Musim Hujan ke Kemarau

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA โ€“ Upaya penegakan hukum terhadap para pelaku yang ikut dalam rombongan iring โ€“ iringan jenasah Alharmhum Lukas Enembe nampaknya tidak main-main. Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri menyampaikan bahwa pihaknya telah mengumpulkan tim satgas untuk bekerja lebih terkoordinir dan terfokus.

Kasus pengeroyokan, pelemparan, pengrusakan hingga pembakaran yang terjadi saat penjemputan jenasah Lukas Enembe ini kini ditangani Dirkrimum dan kapolda meminta publik bersabar sebab timnya sedang bekerja.

โ€œTadi malam sudah saya kumpulkan semua satgas dan saya perintahkan untuk semua foto dan video amatir dari warga atau siapapin itu dikumpulkan dan diteliti. Dari foto dan video inilah yang nanti dilanjutkan dengan penyelidikan kemudan penindakan hukum,โ€ tegas Kapolda saat ditemui di Polda Papua, Rabu (10/1).

Baca Juga :  Tuntut TPP, Para Dokter Spesialis dan Sub-spesialis Geruduk Kantor Gubernur

Kapolda menegaskan bahwa siapa saja yang terlibat patut ditindak.  Hanya kata Kapolda untuk mengungkap pelakunya tidak bisa serta merta melainkan harus dilakukan pelan โ€“ pelan. โ€œPerlu ketelitian untuk kami kenali wajahnya lebih dulu kemudian mulai mengidentifikasi,โ€ bebernya.

Atau bahkan kata Kapolda bila bisa menemukan foto atau video yang memukul dirinya, memukul Penjabat Gubernur, memukul Sekda, membakar mobil hingga membakar ruko di Waena.

โ€œSaya bilang cari video atau foto yang sempat memukul saya, memukul pak PJ maupun sekda dan lainnya. Cari dan kita proses,โ€ tegasnya. Karenanya ia meminta agar public bisa bersabar sebab proses hokum jalan terus. โ€œSekali lagi proses penegakan hukum harus dilakukan dan tak bisa didiamkan,โ€ tutupnya.  (ade/wen)

Baca Juga :  Korban Selamat Sempat Melompat ke Jurang

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya