alexametrics
24.7 C
Jayapura
Saturday, May 21, 2022

KKB Lepas Tembakan, Mapolres Puncak Jadi Target

*Warga Mengamankan Diri di Kantor Bupati

JAYAPURA-Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah pegunungan tengah Papua tepatnya di Ilaga ibukota Kabupaten Puncak, kembali berulah, Kamis (6/5). 

Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri menginformasikan bahwa, kemarin (6/5) sekira pukul 19.00 WIT, terdengar bunyi tembakan sebanyak tiga kali ke arah Mako Polres Puncak.

“Puji Tuhan masih aman terkendali,” ungkap Kapolda Mathius Fakhiri kepada wartawan di Timika, kemarin malam.

Bunyi tembakan tersebut menurut Mathius Fakhiri, membuat 100 orang masyarakat dari arah kampung Kimak menuju kota untuk mengamankan diri. “Masyarakat sedang mengamankan diri di kantor bupati. Karena malam hari, sehingga mereka ketakutan. Namun untuk situasi aman terkendali,” tambahnya.

Baca Juga :  Kematian Dokter Muda Paul Ikut Dibahas Uncen

Secara terpisah, Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Pol. M. Iqbal Al Qudusy membenarkan peristiwa tersebut.

Menurut Iqbal, sekira pukul 19.00 WIT terjadi kontak tembak antara personel TNI-Polri dengan KKB di Kampung Kimak, Distrik Ilaga.

Kontak tembak ini menurut Iqbal membuat sebagian masyarakat mengamankan diri menuju Ilaga, karena takut akan KKB yang melakukan serangan ke posko aparat keamanan.

“Saat ini, TNI-Polri sedang melakukan pengejaran dan meningkatkan keamanan di sekitar kota Ilaga,” ungkapnya. 

Iqbal menambahkan bahwa, kontak tembak yang terjadi kemarin malam tidak menimbulkan korban jiwa atau terluka. Saat ini masyarakat menurutnya sudah mengamankan diri dan dilindungi oleh TNI-Polri. “Setelah situasi membaik, warga akan kembali ke rumah mereka masing-masing,” pungkasnya. (fia/nat)

Baca Juga :  Pendekatan Kebudayaan Solusi Kesejahteraan Masyarakat

*Warga Mengamankan Diri di Kantor Bupati

JAYAPURA-Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah pegunungan tengah Papua tepatnya di Ilaga ibukota Kabupaten Puncak, kembali berulah, Kamis (6/5). 

Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri menginformasikan bahwa, kemarin (6/5) sekira pukul 19.00 WIT, terdengar bunyi tembakan sebanyak tiga kali ke arah Mako Polres Puncak.

“Puji Tuhan masih aman terkendali,” ungkap Kapolda Mathius Fakhiri kepada wartawan di Timika, kemarin malam.

Bunyi tembakan tersebut menurut Mathius Fakhiri, membuat 100 orang masyarakat dari arah kampung Kimak menuju kota untuk mengamankan diri. “Masyarakat sedang mengamankan diri di kantor bupati. Karena malam hari, sehingga mereka ketakutan. Namun untuk situasi aman terkendali,” tambahnya.

Baca Juga :  Komnas HAM Desak Polisi

Secara terpisah, Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Pol. M. Iqbal Al Qudusy membenarkan peristiwa tersebut.

Menurut Iqbal, sekira pukul 19.00 WIT terjadi kontak tembak antara personel TNI-Polri dengan KKB di Kampung Kimak, Distrik Ilaga.

Kontak tembak ini menurut Iqbal membuat sebagian masyarakat mengamankan diri menuju Ilaga, karena takut akan KKB yang melakukan serangan ke posko aparat keamanan.

“Saat ini, TNI-Polri sedang melakukan pengejaran dan meningkatkan keamanan di sekitar kota Ilaga,” ungkapnya. 

Iqbal menambahkan bahwa, kontak tembak yang terjadi kemarin malam tidak menimbulkan korban jiwa atau terluka. Saat ini masyarakat menurutnya sudah mengamankan diri dan dilindungi oleh TNI-Polri. “Setelah situasi membaik, warga akan kembali ke rumah mereka masing-masing,” pungkasnya. (fia/nat)

Baca Juga :  Pelaku Utama Pemerkosaan Dibekuk

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/