Pemilihan Sekda Harus Terlepas dari Kepentingan Politik

“Namun kita juga tidak bisa menafikan pertimbangan politik sebagai preferensi gubernur dan wakil gubernur dalam menentukan siapa-siapa pejabat yang akan membantu mereka berdua. Akan ada politisasi birokrasi, tapi kalau bisa cukup 50 persen saja, sisanya diisi oleh ASN birokrat yang berprestasi dan berkinerja baik dan kompetitif,” sambung Yaung.

“Khusus untuk jabatan kursi sekda, akan ada sejumlah nama yang diusulkan oleh gubernur, untuk mengikuti fit and propert test. Namun menurut saya, untuk posisi sekda baru adalah ASN senior,” tutup Yaung.(jim/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  OJK Papua dan Papua Barat Terima 76 Pengaduan Masyarakat

“Namun kita juga tidak bisa menafikan pertimbangan politik sebagai preferensi gubernur dan wakil gubernur dalam menentukan siapa-siapa pejabat yang akan membantu mereka berdua. Akan ada politisasi birokrasi, tapi kalau bisa cukup 50 persen saja, sisanya diisi oleh ASN birokrat yang berprestasi dan berkinerja baik dan kompetitif,” sambung Yaung.

“Khusus untuk jabatan kursi sekda, akan ada sejumlah nama yang diusulkan oleh gubernur, untuk mengikuti fit and propert test. Namun menurut saya, untuk posisi sekda baru adalah ASN senior,” tutup Yaung.(jim/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Ingin Bangun Gelanggang Ramah Difabel

Berita Terbaru

Artikel Lainnya