Polisi Dalami Kelompok Penyerang Bus PT Freeport

Akses Jalan Ditutup, Aktivitas Produksi Berjalan Normal

MIMIKA — PT Freeport Indonesia (PTFI) masih menutup rapat akses jalan darat utama yang menghubungkan Kota Timika dan kawasan tambang Tembagapura hingga Kamis (3/9). Penutupan koridor vital ini merupakan buntut aksi pengadangan dan penembakan oleh kelompok tak dikenal terhadap konvoi kendaraan operasional di kawasan Objek Vital Nasional Milepost 60 pada Rabu pagi (2/9).

Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengonfirmasi penghentian sementara arus lalu lintas darat tersebut demi menjamin aspek keselamatan. Meski jalur transportasi tambang ditutup, Katri memastikan aktivitas produksi serta operasional kerja karyawan di Tembagapura tetap berjalan normal.

“Akses jalan menuju Tembagapura masih ditutup. Keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional kami tetap menjadi prioritas utama,” kata Katri Krisnati saat dikonfirmasi, Kamis (3/9). Dampak dari penutupan ini, layanan bus pengangkut karyawan cuti yang biasanya beroperasi rutin pada pukul 12.00, 15.00, dan 19.00 WIT terpaksa dihentikan sementara hingga situasi dinyatakan steril.

Baca Juga :  Polda Bantah Isu Pembakaran di Kiwirok

Akses Jalan Ditutup, Aktivitas Produksi Berjalan Normal

MIMIKA — PT Freeport Indonesia (PTFI) masih menutup rapat akses jalan darat utama yang menghubungkan Kota Timika dan kawasan tambang Tembagapura hingga Kamis (3/9). Penutupan koridor vital ini merupakan buntut aksi pengadangan dan penembakan oleh kelompok tak dikenal terhadap konvoi kendaraan operasional di kawasan Objek Vital Nasional Milepost 60 pada Rabu pagi (2/9).

Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengonfirmasi penghentian sementara arus lalu lintas darat tersebut demi menjamin aspek keselamatan. Meski jalur transportasi tambang ditutup, Katri memastikan aktivitas produksi serta operasional kerja karyawan di Tembagapura tetap berjalan normal.

“Akses jalan menuju Tembagapura masih ditutup. Keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional kami tetap menjadi prioritas utama,” kata Katri Krisnati saat dikonfirmasi, Kamis (3/9). Dampak dari penutupan ini, layanan bus pengangkut karyawan cuti yang biasanya beroperasi rutin pada pukul 12.00, 15.00, dan 19.00 WIT terpaksa dihentikan sementara hingga situasi dinyatakan steril.

Baca Juga :  Membuat Masyarakat  Tidak Simpati Perjuangannya

Berita Terbaru

Artikel Lainnya