Program Pembangunan Papua Harus Terintegrasi

JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, menegaskan arah pembangunan Provinsi Papua tahun 2027 disusun dalam tahapan berkesinambungan dengan fokus pada integrasi lintas sektor. Penegasan itu disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD dan Otonomi Khusus Provinsi Papua Tahun 2027, yang diselenggarakan di Kota Jayapura, Kamis (30/4).

Gubernur menyebut, tahun 2027 menjadi tahap integrasi pembangunan, di mana seluruh program tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terhubung dan memperkuat.

“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus saling terhubung dan memperkuat satu sama lain,” ujarnya.
Ia menjelaskan, fokus utama pembangunan Papua diarahkan pada integrasi layanan dasar, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi wilayah, dengan penguatan harmoni sosial sebagai fondasi.

Baca Juga :  KKB Disinyalir "Bermain" Ganja Dukung Operasional

Dalam implementasinya, Pemerintah Provinsi Papua menetapkan lima agenda prioritas pembangunan, yakni penguatan tata kelola pemerintahan yang responsif melalui integrasi layanan publik dan perencanaan berbasis data.

Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui integrasi layanan pendidikan dan kesehatan, termasuk pemanfaatan teknologi seperti telemedicine.

Ketiga, penguatan program keamanan dan ketertiban melalui koordinasi lintas sektor serta pelibatan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.

Keempat, pengembangan kawasan ekonomi terpadu melalui integrasi hulu-hilir komoditas unggulan, kemitraan dengan swasta, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, serta pemanfaatan energi baru terbarukan.

JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, menegaskan arah pembangunan Provinsi Papua tahun 2027 disusun dalam tahapan berkesinambungan dengan fokus pada integrasi lintas sektor. Penegasan itu disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD dan Otonomi Khusus Provinsi Papua Tahun 2027, yang diselenggarakan di Kota Jayapura, Kamis (30/4).

Gubernur menyebut, tahun 2027 menjadi tahap integrasi pembangunan, di mana seluruh program tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terhubung dan memperkuat.

“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus saling terhubung dan memperkuat satu sama lain,” ujarnya.
Ia menjelaskan, fokus utama pembangunan Papua diarahkan pada integrasi layanan dasar, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi wilayah, dengan penguatan harmoni sosial sebagai fondasi.

Baca Juga :  Dokter Pribadi Lukas Enembe Angkat Bicara Soal Kabar Terkini

Dalam implementasinya, Pemerintah Provinsi Papua menetapkan lima agenda prioritas pembangunan, yakni penguatan tata kelola pemerintahan yang responsif melalui integrasi layanan publik dan perencanaan berbasis data.

Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui integrasi layanan pendidikan dan kesehatan, termasuk pemanfaatan teknologi seperti telemedicine.

Ketiga, penguatan program keamanan dan ketertiban melalui koordinasi lintas sektor serta pelibatan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.

Keempat, pengembangan kawasan ekonomi terpadu melalui integrasi hulu-hilir komoditas unggulan, kemitraan dengan swasta, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, serta pemanfaatan energi baru terbarukan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya