Mimika Siapkan Operasi Keamanan Tertutup

Sementara Pemerintah Kabupaten Mimika bersiap meningkatkan pengawasan keamanan menyusul insiden ini. Bupati Mimika Johannes Rettob menyayangkan peristiwa pembunuhan yang menimpa korban tidak berdosa tersebut dan menilai aksi kekerasan di Mimika makin brutal.

“Kami sedih pembunuhan pada anak-anak yang tidak punya dosa ini terjadi. Ini semakin brutal,” kata Johannes. Guna merespons situasi tersebut, Pemkab Mimika bersama aparat keamanan akan mengetatkan pemeriksaan dan patroli rutin, khususnya pada malam hari. Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak usia remaja.

Johannes mengungkapkan, pemerintah daerah bersama aparat akan menggelar langkah-langkah penanganan khusus untuk menjaga kondusivitas wilayah. “Dalam waktu sangat dekat, kita lakukan operasi-operasi. Saya tidak akan sampaikan di depan umum, tetapi ini merupakan silent operation yang akan membuat aman di Mimika,” ujar Johannes.

Baca Juga :  Periksa 10 Saksi dan Temukan 9 Lubang Peluru

Ia mengakui bahwa ancaman keamanan di daerahnya terbilang tinggi. Johannes menceritakan pengalaman pribadinya bersama Wakil Bupati yang sempat dievakuasi oleh personel Brimob akibat eskalasi situasi yang tidak kondusif. Meski patroli rutin terus dilakukan oleh aparat, ia menyebut para pelaku kerap memanfaatkan kelengahan petugas. (mww/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSĀ  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Sementara Pemerintah Kabupaten Mimika bersiap meningkatkan pengawasan keamanan menyusul insiden ini. Bupati Mimika Johannes Rettob menyayangkan peristiwa pembunuhan yang menimpa korban tidak berdosa tersebut dan menilai aksi kekerasan di Mimika makin brutal.

“Kami sedih pembunuhan pada anak-anak yang tidak punya dosa ini terjadi. Ini semakin brutal,” kata Johannes. Guna merespons situasi tersebut, Pemkab Mimika bersama aparat keamanan akan mengetatkan pemeriksaan dan patroli rutin, khususnya pada malam hari. Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak usia remaja.

Johannes mengungkapkan, pemerintah daerah bersama aparat akan menggelar langkah-langkah penanganan khusus untuk menjaga kondusivitas wilayah. “Dalam waktu sangat dekat, kita lakukan operasi-operasi. Saya tidak akan sampaikan di depan umum, tetapi ini merupakan silent operation yang akan membuat aman di Mimika,” ujar Johannes.

Baca Juga :  Jika Tawuran Lagi, Siswa Dikeluarkan dari Sekolah

Ia mengakui bahwa ancaman keamanan di daerahnya terbilang tinggi. Johannes menceritakan pengalaman pribadinya bersama Wakil Bupati yang sempat dievakuasi oleh personel Brimob akibat eskalasi situasi yang tidak kondusif. Meski patroli rutin terus dilakukan oleh aparat, ia menyebut para pelaku kerap memanfaatkan kelengahan petugas. (mww/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSĀ  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya