Monday, March 2, 2026
27.2 C
Jayapura

Seorang Pelajar Tewas Dibunuh Sesama Pelajar Wanita

MERAUKE– Kasus kekerasan yang berakibat hilangnya nyawa dan menimpa anak usia sekolah kembali terjadi. Sebelumnya kisah pilu terjadi di Mimika dimana seorang bocah SD usia 10 tahun ditemukan gantung diri di kamar dan kemudian meninggal dunia. Kini kejadian yang melibatkan anak usia sekolah terjadi di Merauke.

Seorang gadis di Merauke yang masih berstatus pelajar bernama Lidya (14) ditemukan merenggang nyawa di Jalan Muting Polder pada Kamis (26/2). Pada tubuh korban penuh luka tusukan benda tajam. Ditemukan 6 tusukan luka yang menyebabkan korban menghembuskan nafas terakhir.

Polisi sendiri mengetahui adanya kasus pembunuhan ini setelah mendapatkan informasi adanya seseorang dengan menggunakan sepeda motor membawa jenazah korban ke kamar mayat RSUD Merauke. Polisi langsung bergerak untuk mencari pelaku. Tak menunggu lama, Tim Buser Polres Merauke dipimpin KBO Reskrim Ipda Akbar berhasil meringkus terduga pelakunya yang juga seorang gadis.

Baca Juga :  514 Bacaleg Sudah Masukkan Dokumen Perbaikan

Pelaku yang baru berumur 17 tahun tersebut berinisial YY yang juga masih berstatus pelajar. Belum diketahui apa penyebab pelaku membunuh korban secara membabi buta itu. Polisi masih melakukan penyelidikan motif pembunuhan terhadap korban. Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, melalui Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Anugrah S. Dharmawan, membenarkan telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban Lidya yang masih berstatus pelajar tersebut.

Jenazah korban, kata Kasat Reskrim ditemukan di Jalan Muting Polder, Kota Merauke, pada Kamis, 26 Februari 2026 dengan 6 luka tusuk pada bagian punggung. ‘’Terduga pelaku berinisial YY yang masih berstatus pelajar sudah diamankan oleh Tim Buser Satuan Reskrim Polres Merauke berdasarkan penyelidikan dari rekaman CCTV di IGD RSUD Merauke yang menunjukkan dua orang yang membawa korban ke rumah sakit,’’ katanya, Jumat (27/2).

Baca Juga :  Pembatasan Layanan Pesawat Penumpang Masih Berlaku

MERAUKE– Kasus kekerasan yang berakibat hilangnya nyawa dan menimpa anak usia sekolah kembali terjadi. Sebelumnya kisah pilu terjadi di Mimika dimana seorang bocah SD usia 10 tahun ditemukan gantung diri di kamar dan kemudian meninggal dunia. Kini kejadian yang melibatkan anak usia sekolah terjadi di Merauke.

Seorang gadis di Merauke yang masih berstatus pelajar bernama Lidya (14) ditemukan merenggang nyawa di Jalan Muting Polder pada Kamis (26/2). Pada tubuh korban penuh luka tusukan benda tajam. Ditemukan 6 tusukan luka yang menyebabkan korban menghembuskan nafas terakhir.

Polisi sendiri mengetahui adanya kasus pembunuhan ini setelah mendapatkan informasi adanya seseorang dengan menggunakan sepeda motor membawa jenazah korban ke kamar mayat RSUD Merauke. Polisi langsung bergerak untuk mencari pelaku. Tak menunggu lama, Tim Buser Polres Merauke dipimpin KBO Reskrim Ipda Akbar berhasil meringkus terduga pelakunya yang juga seorang gadis.

Baca Juga :  Polresta Beri Raport Merah Untuk KNPB

Pelaku yang baru berumur 17 tahun tersebut berinisial YY yang juga masih berstatus pelajar. Belum diketahui apa penyebab pelaku membunuh korban secara membabi buta itu. Polisi masih melakukan penyelidikan motif pembunuhan terhadap korban. Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, melalui Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Anugrah S. Dharmawan, membenarkan telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban Lidya yang masih berstatus pelajar tersebut.

Jenazah korban, kata Kasat Reskrim ditemukan di Jalan Muting Polder, Kota Merauke, pada Kamis, 26 Februari 2026 dengan 6 luka tusuk pada bagian punggung. ‘’Terduga pelaku berinisial YY yang masih berstatus pelajar sudah diamankan oleh Tim Buser Satuan Reskrim Polres Merauke berdasarkan penyelidikan dari rekaman CCTV di IGD RSUD Merauke yang menunjukkan dua orang yang membawa korban ke rumah sakit,’’ katanya, Jumat (27/2).

Baca Juga :  Kehadiran Brimob di Wanam Atas Permintaan Warga

Berita Terbaru

Artikel Lainnya