Butuh Keterlibatan Aparat Keamanan untuk Setiap Tahapan Pemilu

WAMENA– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Papua Pegunungan berharap adanya pengamanan dari TNI/Polri dalam setiap pelaksanaan tahapan Pemilu di kabupaten yang masih berkonflik, seperti Kabupaten Yahukimo, hal ini dilakukan agar proses yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu bisa diselesaikan dengan baik sesuai jadwal yang ditetapkan.

  “Untuk setiap tahapan Pemilu perlu ada  keterlibatan aparat, khususnya kepolisian, sehingga setiap tahapan   bisa berjlan dengan baik,”ungkapnya, Senin (28/8) kemarin.

Menurutnya, pada saat pelaksanan safari Pemilu pada September nanti, Bawaslu Provinsi Papua Pegunungan bisa menyampaikan kepada mereka untuk melakukan penguatan keamanan kepada lembaga penyelenggara, baik di tingkat kabupaten maupun di provinsi, termasuk  peyelenggara di tingkat bawah, sehingga penyelenggaraan dan pelaksanakan tahapan Pemilu ini bisa berjalan dengan baik, khususnya di daerah konflik.

Baca Juga :  Tersisa 45 Calon Pandis Ikuti Test Wawancara   

“Pemilu ini merupakan pesta dimana orang harus gembira, riang, saya berharap, pesta demokrasi ini  tidak menjadi ajang untuk saling bermusuhan, sehingga sesama warga bentrok atau antara penyelenggara dan calon saling bermusuhan hingga kantor dibakar, itu tak boleh terjadi,”ungkapnya.

Kata Fredy Wamo, pihaknya berharap ini menjadi Pemilu pertama di Provinsi Papua Pegunungan  baik pemilihan legislatif, kepala daerah, baik gubenur maupun bupati, diharapkan menjadi pemilihan yang baik , tidak seperti yang lalu –lalu terjadi konflik di beberapa kabupaten.

“ Bentuk dukungan dari aparat keamanan, TNI/Polri yakni membantu kami menjaga stabilitas keamanan, kami rasa kalau ada kerjasama, pasti akan berjalan dengan baik, sebab politik itu tak terlepas dari keikutsertaan semua elemen masyarakat,”tandasnya.(jo)

Baca Juga :  Buang Sampah di Atas Jam 6 Pagi dan Sore Akan Didenda

WAMENA– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Papua Pegunungan berharap adanya pengamanan dari TNI/Polri dalam setiap pelaksanaan tahapan Pemilu di kabupaten yang masih berkonflik, seperti Kabupaten Yahukimo, hal ini dilakukan agar proses yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu bisa diselesaikan dengan baik sesuai jadwal yang ditetapkan.

  “Untuk setiap tahapan Pemilu perlu ada  keterlibatan aparat, khususnya kepolisian, sehingga setiap tahapan   bisa berjlan dengan baik,”ungkapnya, Senin (28/8) kemarin.

Menurutnya, pada saat pelaksanan safari Pemilu pada September nanti, Bawaslu Provinsi Papua Pegunungan bisa menyampaikan kepada mereka untuk melakukan penguatan keamanan kepada lembaga penyelenggara, baik di tingkat kabupaten maupun di provinsi, termasuk  peyelenggara di tingkat bawah, sehingga penyelenggaraan dan pelaksanakan tahapan Pemilu ini bisa berjalan dengan baik, khususnya di daerah konflik.

Baca Juga :  Cegah Stunting, Babinsa Rutin Cek Perkembangan Anak

“Pemilu ini merupakan pesta dimana orang harus gembira, riang, saya berharap, pesta demokrasi ini  tidak menjadi ajang untuk saling bermusuhan, sehingga sesama warga bentrok atau antara penyelenggara dan calon saling bermusuhan hingga kantor dibakar, itu tak boleh terjadi,”ungkapnya.

Kata Fredy Wamo, pihaknya berharap ini menjadi Pemilu pertama di Provinsi Papua Pegunungan  baik pemilihan legislatif, kepala daerah, baik gubenur maupun bupati, diharapkan menjadi pemilihan yang baik , tidak seperti yang lalu –lalu terjadi konflik di beberapa kabupaten.

“ Bentuk dukungan dari aparat keamanan, TNI/Polri yakni membantu kami menjaga stabilitas keamanan, kami rasa kalau ada kerjasama, pasti akan berjalan dengan baik, sebab politik itu tak terlepas dari keikutsertaan semua elemen masyarakat,”tandasnya.(jo)

Baca Juga :  Belum Ditemukan Adanya Sengketa Antar Peserta Pemilu 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya