Gubernur Papua Minta Peserta Seleksi untuk Segera Lengkapi Berkas
WAMENA- Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam waktu dekat akan melakukan seleksi terbuka terhadap sejumlah jabatan definitif. Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan bagi peserta seleksi terbuka yang telah diberikan waktu sebulan untuk melengkapi berkas persyaratan, setelah dilakukan pengecekan kembali ternyata banyak yang belum melangkapi persyaratan tersebut.
 “Jadi ini seleksi terbuka sehingga tidak ada yang komentar aneh -aneh, sukuisme, kampungisme, keluragaisme semua itu tidak ada, harus melakukan test sendiri dan yang akan dihadapi lembaga administrasi negara sendiri,”ungkapnya Selasa (8/9) di Wamena.
Menurutnya, panitia akan menyiapkan laptop untuk digunakan dalam melakukan seleksi, peserta tinggal masuk dan membuat makalah dan membuat kajian ilmiahnya, disini akan dilihat kemampuannya, siapa yang golongan tinggi tapi kemapuannya kurang itu berbahaya, dari 31 OPD dan Biro peserta yang mengikuti seleksi dari Non OAP hanya 5 orang dan 26 orang semua OAP.
“Dalam seleksi ini, kemampuan peserta akan diuji sehingga perlu untuk menunjukan kemampuan yang ada pada diri sendiri, jangan iri hati, dengki dan benci terhadap orang lain, bencilah pada diri sendiri apabila tidak bisa menunjukan kekampuan diri, agar bisa menjadi pembelajaran dan bisa berubah,”kata Jhon Tabo.
Mantan Bupati Mamberamo Raya juga menekankan kepada BKPSDM untuk tetap terus melanjutkan proses seleksi ini lurus saja, karena saat ini pemerintah mau bekerja dan orang yang mau bekerja juga banyak, sehingga kesempatan ini harus digunakan dengan baik bagi peserta yang mau mengikuti seleksi terbuka ini.
Gubernur Papua Minta Peserta Seleksi untuk Segera Lengkapi Berkas
WAMENA- Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam waktu dekat akan melakukan seleksi terbuka terhadap sejumlah jabatan definitif. Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan bagi peserta seleksi terbuka yang telah diberikan waktu sebulan untuk melengkapi berkas persyaratan, setelah dilakukan pengecekan kembali ternyata banyak yang belum melangkapi persyaratan tersebut.
 “Jadi ini seleksi terbuka sehingga tidak ada yang komentar aneh -aneh, sukuisme, kampungisme, keluragaisme semua itu tidak ada, harus melakukan test sendiri dan yang akan dihadapi lembaga administrasi negara sendiri,”ungkapnya Selasa (8/9) di Wamena.
Menurutnya, panitia akan menyiapkan laptop untuk digunakan dalam melakukan seleksi, peserta tinggal masuk dan membuat makalah dan membuat kajian ilmiahnya, disini akan dilihat kemampuannya, siapa yang golongan tinggi tapi kemapuannya kurang itu berbahaya, dari 31 OPD dan Biro peserta yang mengikuti seleksi dari Non OAP hanya 5 orang dan 26 orang semua OAP.
“Dalam seleksi ini, kemampuan peserta akan diuji sehingga perlu untuk menunjukan kemampuan yang ada pada diri sendiri, jangan iri hati, dengki dan benci terhadap orang lain, bencilah pada diri sendiri apabila tidak bisa menunjukan kekampuan diri, agar bisa menjadi pembelajaran dan bisa berubah,”kata Jhon Tabo.
Mantan Bupati Mamberamo Raya juga menekankan kepada BKPSDM untuk tetap terus melanjutkan proses seleksi ini lurus saja, karena saat ini pemerintah mau bekerja dan orang yang mau bekerja juga banyak, sehingga kesempatan ini harus digunakan dengan baik bagi peserta yang mau mengikuti seleksi terbuka ini.