MERAUKE- Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Perhubungan Papua Selatan menyiapkan lima bus DAMRI untuk ASN ke Pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan di Eks KTM Salor, Distrik Kurik, Merauke. Penyediaan lima bus Damri untuk ASN tersebut dengan launching yang dilakukan gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo didampingi Sekda Papua Selatan Ferdinandus Kainakaimu dan GM Perum Damri Merauke Rudi Salam di halaman Kantor Gubernur Papua Selatan, Senin (20/4).
Namun sebelum launching tersebut dilakukan, terlebih dahulu dilakukan Momerandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Gubernur Apolo Safanpo dan GM Perum Damri Merauke Rudi Salam. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan Michael R. Gomar, mengungkapkan, 5 unit bus Damri ini akan beroperasi selama 4 hari dalam seminggu yakni Senin-Kamis, dari Kota Merauke ke pusat pemerintahan Papua Selatan pulang pergi.
‘’Kelima unit bus ini akan stand by di depan Hotel Asmat setiap paginya dan akan berangkat mulai pukul 06.30 WIT, dengan kapasitas 20 ASN setiap kendaraan. Artinya, jika sudah termuat 20 orang dimana jumlah ini sudah termasuk sopir dan knek, maka mobil akan berangkat,’’ katanya.
MERAUKE- Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Perhubungan Papua Selatan menyiapkan lima bus DAMRI untuk ASN ke Pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan di Eks KTM Salor, Distrik Kurik, Merauke. Penyediaan lima bus Damri untuk ASN tersebut dengan launching yang dilakukan gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo didampingi Sekda Papua Selatan Ferdinandus Kainakaimu dan GM Perum Damri Merauke Rudi Salam di halaman Kantor Gubernur Papua Selatan, Senin (20/4).
Namun sebelum launching tersebut dilakukan, terlebih dahulu dilakukan Momerandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Gubernur Apolo Safanpo dan GM Perum Damri Merauke Rudi Salam. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan Michael R. Gomar, mengungkapkan, 5 unit bus Damri ini akan beroperasi selama 4 hari dalam seminggu yakni Senin-Kamis, dari Kota Merauke ke pusat pemerintahan Papua Selatan pulang pergi.
‘’Kelima unit bus ini akan stand by di depan Hotel Asmat setiap paginya dan akan berangkat mulai pukul 06.30 WIT, dengan kapasitas 20 ASN setiap kendaraan. Artinya, jika sudah termuat 20 orang dimana jumlah ini sudah termasuk sopir dan knek, maka mobil akan berangkat,’’ katanya.