JAYAPURA– Pemerintah Provinsi PapuaĀ Pegunungan (PP)Ā melalui Dinas PUPR berkomitmen untuk memberikan ruang khusus bagi para pengusaha Orang Asli Papua (OAP) di 8 kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Papua Pegunungan.
Keberpihakan terhadap pengusaha OAP dimulai dengan kegiatan pelatihan dan uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Himpunan Pengusaha Orang Asli Papua Pegunungan (HPOAPP) oleh Dinas PUPR bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua Pegunungan, Irwanto F. Halitopo mengungkapkan, melaluiĀ pelatihan dan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi HPOAP diharapan ke depan para pengusaha tersebut bisa bersaing secara sehat dengan para pengusaha Nusantara lainnya yang ada di Papua Pegunungan.
“KegiatanĀ ini merupakan kegiatan kolaborasi, bukan hanyaĀ Dinas PU PR sendiri, tetapi dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura,” kata Irwanto F. Halitopo, Sabtu (12/8).
Dia mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan selama lima hari, diikuti oleh 68 pengusaha OAP Pegunungan.”68 pengusaha ini,Ā semua OAP Pegunungan,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kemampuan dari para pengusaha OP di 8 kabupaten di wilayah Papua Pegunungan dapat bersaing dan tentunya mereka diharapkan dapatĀ mandiri dan bersaing secara sehat. Pihaknya berharap, ketika mereka dipercayakan untukĀ menyelesaikan pekerjaan baik dari pemerintahĀ pusatĀ maupun pemerintah daerah, mereka dapat menyelesaikan semua kegiatan baik fisik maupun non fisik dengan baik.(roy/tho)
JAYAPURA– Pemerintah Provinsi PapuaĀ Pegunungan (PP)Ā melalui Dinas PUPR berkomitmen untuk memberikan ruang khusus bagi para pengusaha Orang Asli Papua (OAP) di 8 kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Papua Pegunungan.
Keberpihakan terhadap pengusaha OAP dimulai dengan kegiatan pelatihan dan uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Himpunan Pengusaha Orang Asli Papua Pegunungan (HPOAPP) oleh Dinas PUPR bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua Pegunungan, Irwanto F. Halitopo mengungkapkan, melaluiĀ pelatihan dan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi HPOAP diharapan ke depan para pengusaha tersebut bisa bersaing secara sehat dengan para pengusaha Nusantara lainnya yang ada di Papua Pegunungan.
“KegiatanĀ ini merupakan kegiatan kolaborasi, bukan hanyaĀ Dinas PU PR sendiri, tetapi dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura,” kata Irwanto F. Halitopo, Sabtu (12/8).
Dia mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan selama lima hari, diikuti oleh 68 pengusaha OAP Pegunungan.”68 pengusaha ini,Ā semua OAP Pegunungan,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kemampuan dari para pengusaha OP di 8 kabupaten di wilayah Papua Pegunungan dapat bersaing dan tentunya mereka diharapkan dapatĀ mandiri dan bersaing secara sehat. Pihaknya berharap, ketika mereka dipercayakan untukĀ menyelesaikan pekerjaan baik dari pemerintahĀ pusatĀ maupun pemerintah daerah, mereka dapat menyelesaikan semua kegiatan baik fisik maupun non fisik dengan baik.(roy/tho)