Wednesday, February 4, 2026
26.6 C
Jayapura

Baru Bekas Ban dan Bemper yang Jadi Bukti

JAYAPURA – Proses penyelidikan terhadap kasus kecelakaan maut yang terjadi di Koya Koso pada 29 Agustus lalu masih menjadi PR bagi Polsek Muara Tami dan Polresta Jayapura Kota. Pasalnya hingga kini sopir yang menabrak kedua korban bernama Kuple Taniauw dan Isak Merahabia di Jl Trans Arso – Jayapura masih dalam penyelidikan.

Polisi membutuhkan waktu lebih untuk mengungkap siapa sopir yang diduga melindas kedua korban. “Kami masih meneruskan penyelidikan terkait kendaraan yang menabrak sebab  indikasinya ini tabrak lari.

Kami masih melakukan pemeriksaan saksi dan mungkin ada petunjuk lewat CCTV atau ada masyarakat yang mengetahui atau mendengar kami berharap bisa melapor kepada kami,” kata Kaporlesta, Kombes Pol Victor Mackbon saat ditemui disela – sela kegiatan laut bersih di Lantamal X Jayapura, Rabu (7/9).

Baca Juga :  Tolak 10 Cabor Dipertandingkan di Luar Papua

Ia mengakui bahwa dari pihak  keluarga korban  juga menuntut agar kasus ini bisa segera diungkap apalagi kedua jenasah sudah dimakamkan  setelah kecelakaan. Mantan Kapolres Jayapura itu mengatakan pihaknya sedang bekerja untuk mengumpulkan bukti – bukti dimana dan mengimbau kepada pihak keluarga untuk mempercayakan semua kepada pihak kepolisian.

“Kami sedang berupaya dan semoga ada titik terang,” jelasnya. “Dari lihat bukti lapangan dan olah TKP memang yang terlibat adalah mobil hanya untuk jenisnya sedang ditelusuri,” tambahnya.

Sementara barang bukti yang sempat ditemukan di sekitar lokasi kejadian adalah bemper mobil tersebut. “Ia itu yang tertinggal, semoga saja bisa segera diungkap,” imbuhnya. (ade/wen)

Baca Juga :  Adanya DOB, SDM Orang Asli Papua Harus Diproteksi 

JAYAPURA – Proses penyelidikan terhadap kasus kecelakaan maut yang terjadi di Koya Koso pada 29 Agustus lalu masih menjadi PR bagi Polsek Muara Tami dan Polresta Jayapura Kota. Pasalnya hingga kini sopir yang menabrak kedua korban bernama Kuple Taniauw dan Isak Merahabia di Jl Trans Arso – Jayapura masih dalam penyelidikan.

Polisi membutuhkan waktu lebih untuk mengungkap siapa sopir yang diduga melindas kedua korban. “Kami masih meneruskan penyelidikan terkait kendaraan yang menabrak sebab  indikasinya ini tabrak lari.

Kami masih melakukan pemeriksaan saksi dan mungkin ada petunjuk lewat CCTV atau ada masyarakat yang mengetahui atau mendengar kami berharap bisa melapor kepada kami,” kata Kaporlesta, Kombes Pol Victor Mackbon saat ditemui disela – sela kegiatan laut bersih di Lantamal X Jayapura, Rabu (7/9).

Baca Juga :  LMA Biak Dukung DOB  Provinsi Kepulauan Papua Utara

Ia mengakui bahwa dari pihak  keluarga korban  juga menuntut agar kasus ini bisa segera diungkap apalagi kedua jenasah sudah dimakamkan  setelah kecelakaan. Mantan Kapolres Jayapura itu mengatakan pihaknya sedang bekerja untuk mengumpulkan bukti – bukti dimana dan mengimbau kepada pihak keluarga untuk mempercayakan semua kepada pihak kepolisian.

“Kami sedang berupaya dan semoga ada titik terang,” jelasnya. “Dari lihat bukti lapangan dan olah TKP memang yang terlibat adalah mobil hanya untuk jenisnya sedang ditelusuri,” tambahnya.

Sementara barang bukti yang sempat ditemukan di sekitar lokasi kejadian adalah bemper mobil tersebut. “Ia itu yang tertinggal, semoga saja bisa segera diungkap,” imbuhnya. (ade/wen)

Baca Juga :  Laka Tunggal di Kaureh,  4 Meninggal dan 10 Luka - luka

Berita Terbaru

Artikel Lainnya