Friday, March 13, 2026
23.2 C
Jayapura

Pencarian ABK KM Juneyao Belum Membuahkan Hasil   

MERAUKE- Pencarian terhadap Anak Buah Kapal (ABK) KM Juneyao,  Fernando Eriksan Sipayung yang dinyatakan hilang tenggelam di Muara  Kali Maro Merauke  hingga hari kedua, Selasa  (17/5), belum membuahkan hasil.    

   Tim Humas SAR Merauke Darmawan mnejelaskan,  Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Merauke, Satrol Lantamal XI Merauke, Satpolair Polres Merauke, Merauke Rescue Squad serta ABK KM Juneyao Maru V melakukan penyisiran di pesisir sepanjang Sungai Maro, tepatnya di sekitar lokasi kejadian.     

    Pencarian yang dimulai pukul 06.00 WIT pagi dan  diakhiri pukul 17.30 WIT  sore kemarin. Tim SAR gabungan mempergunakan perahu karet dan speed boat dalam upaya mencari keberadaan korban.

Baca Juga :  Ratusan  Ekor Kepiting Bakau asal Merauke Diekspor ke  Singapura

Berdasarkan laporan di lapangan dan data dari Stasiun Meteorologi BMKG Merauke, cuaca di lapangan cerah berawan dengan kecepatan angin berkisar antara 5 – 15 knots dan tinggi gelombang permukaan antara 0,1 – 0,5 meter serta arah angin dari Tenggara ke Barat Daya.

Pencarian akan dilanjutkan pagi ini  mulai pukul 06.00 WIT. Seperti  diberikan sebelumnya, Senin  (16.5)  sekira pukul 04.30 WIT telah terjatuh seorang ABK KM. Juneyao Maru V dari atas kapal ke Sungai Maro.

ABK naas tersebut bernama Fernando Eriksan Sipayung berjenis kelamin laki-laki. Laporan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke pada pukul 04.45 WIT dan langsung mengerahkan personel untuk melakukan pancarian. (ulo/tho)

Baca Juga :  Polisi Tertibkan Sagero di Pantai Lampu Satu

MERAUKE- Pencarian terhadap Anak Buah Kapal (ABK) KM Juneyao,  Fernando Eriksan Sipayung yang dinyatakan hilang tenggelam di Muara  Kali Maro Merauke  hingga hari kedua, Selasa  (17/5), belum membuahkan hasil.    

   Tim Humas SAR Merauke Darmawan mnejelaskan,  Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Merauke, Satrol Lantamal XI Merauke, Satpolair Polres Merauke, Merauke Rescue Squad serta ABK KM Juneyao Maru V melakukan penyisiran di pesisir sepanjang Sungai Maro, tepatnya di sekitar lokasi kejadian.     

    Pencarian yang dimulai pukul 06.00 WIT pagi dan  diakhiri pukul 17.30 WIT  sore kemarin. Tim SAR gabungan mempergunakan perahu karet dan speed boat dalam upaya mencari keberadaan korban.

Baca Juga :  Sambut HUT Bhayangkara, Sedikakan 400 Paket Sembako

Berdasarkan laporan di lapangan dan data dari Stasiun Meteorologi BMKG Merauke, cuaca di lapangan cerah berawan dengan kecepatan angin berkisar antara 5 – 15 knots dan tinggi gelombang permukaan antara 0,1 – 0,5 meter serta arah angin dari Tenggara ke Barat Daya.

Pencarian akan dilanjutkan pagi ini  mulai pukul 06.00 WIT. Seperti  diberikan sebelumnya, Senin  (16.5)  sekira pukul 04.30 WIT telah terjatuh seorang ABK KM. Juneyao Maru V dari atas kapal ke Sungai Maro.

ABK naas tersebut bernama Fernando Eriksan Sipayung berjenis kelamin laki-laki. Laporan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke pada pukul 04.45 WIT dan langsung mengerahkan personel untuk melakukan pancarian. (ulo/tho)

Baca Juga :  Pembangunan Tower Telekomunikasi di Pulau Habee Diprioritaskan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya