Jernihkan Air PDAM, Kementrian PU Akan Bangun Water Treatmen Plan di Wasur

MERAUKE- Untuk menjernihkan air yang dipompa dari Rawa Biru ke setiap pelanggan PDAM di Merauke, Kementrian Pekerjaan Umum akan membangun water treatmen plan (WTP) di Wasur, Kabupaten Merauke.  Direktur PDAM Jereukom Merauke Bambang Setiaji mengungkapkan, Water Treatmen Plan tersebut akan mulai dibangun oleh Kementrian PU melalui balai di Wasur pada tahun 2026. ‘’Untuk pembangunan water treatmen plan tersebut rencananya akan dibangun di Wasur tahun ini. Kapasitas 50 liter perdetik,’’ kata Bambang Setiaji kepada media ini, Rabu (13/5).

Dikatakan, jika WTP tersebut sudah terbangun, maka air yang dipompa dan dialirkan dari Rawa Biru kemudian ditampung di tempat penampungan untuk diendapkan terlebih dahulu, setelah itu masuk ke dalam proses penjernihan. Kemudian air yang telah dijernikan tersebut sebelum dialirkan ke pelanggan terlebih dahulu akan dicampur dengan kaporit untuk membunuh kuman-kuman yang masih tersisa.

Baca Juga :  Buat Konten Berbau SARA, Seorang WNA asal China Ditangkap di Asmat

‘’Jadi air yang diterima masyarakat nanti sudah tidak sama dengan yang ada sekarang. Air akan lebih jernih dan bersih,’’ katanya. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

 

MERAUKE- Untuk menjernihkan air yang dipompa dari Rawa Biru ke setiap pelanggan PDAM di Merauke, Kementrian Pekerjaan Umum akan membangun water treatmen plan (WTP) di Wasur, Kabupaten Merauke.  Direktur PDAM Jereukom Merauke Bambang Setiaji mengungkapkan, Water Treatmen Plan tersebut akan mulai dibangun oleh Kementrian PU melalui balai di Wasur pada tahun 2026. ‘’Untuk pembangunan water treatmen plan tersebut rencananya akan dibangun di Wasur tahun ini. Kapasitas 50 liter perdetik,’’ kata Bambang Setiaji kepada media ini, Rabu (13/5).

Dikatakan, jika WTP tersebut sudah terbangun, maka air yang dipompa dan dialirkan dari Rawa Biru kemudian ditampung di tempat penampungan untuk diendapkan terlebih dahulu, setelah itu masuk ke dalam proses penjernihan. Kemudian air yang telah dijernikan tersebut sebelum dialirkan ke pelanggan terlebih dahulu akan dicampur dengan kaporit untuk membunuh kuman-kuman yang masih tersisa.

Baca Juga :  Sepasang Kekasih Dipalak, HP dan Uang Rp 220 Ribu  Dibawa Kabur   

‘’Jadi air yang diterima masyarakat nanti sudah tidak sama dengan yang ada sekarang. Air akan lebih jernih dan bersih,’’ katanya. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya