Ditemukan 15 Luka Tusuk, Polisi Masih Kumpulkan Bukti
SENTANI – Seorang mahasiswa berinisial ND (27) ditemukan meninggal dunia di kawasan Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (9/10) pagi. Dari pemeriksaan fisik awal, polisi menemukan 15 luka tusuk di bagian perut sebelah kiri korban.
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan berdomisili di kawasan Permata Hijau.
“Berdasarkan pemeriksaan fisik bagian luar, ditemukan 15 bekas tusukan di perut sebelah kiri. Ini menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan,” ujar Dionisius.
Ia menjelaskan, penemuan jenazah tersebut pertama kali dilaporkan oleh dua orang saksi ke Pos Polisi Pasar Lama sekitar pukul 06.00 WIT. Menindaklanjuti laporan itu, polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
Sekitar pukul 06.30 WIT, personel kepolisian turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, jenazah dievakuasi sekira pukul 09.00 WIT dan dibawa ke Rumah Sakit Yowari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres menegaskan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian korban hanya berdasarkan temuan awal di lokasi maupun pemeriksaan fisik luar. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Masih diperlukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” jelasnya.
Ditemukan 15 Luka Tusuk, Polisi Masih Kumpulkan Bukti
SENTANI – Seorang mahasiswa berinisial ND (27) ditemukan meninggal dunia di kawasan Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (9/10) pagi. Dari pemeriksaan fisik awal, polisi menemukan 15 luka tusuk di bagian perut sebelah kiri korban.
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan berdomisili di kawasan Permata Hijau.
“Berdasarkan pemeriksaan fisik bagian luar, ditemukan 15 bekas tusukan di perut sebelah kiri. Ini menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan,” ujar Dionisius.
Ia menjelaskan, penemuan jenazah tersebut pertama kali dilaporkan oleh dua orang saksi ke Pos Polisi Pasar Lama sekitar pukul 06.00 WIT. Menindaklanjuti laporan itu, polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
Sekitar pukul 06.30 WIT, personel kepolisian turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, jenazah dievakuasi sekira pukul 09.00 WIT dan dibawa ke Rumah Sakit Yowari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres menegaskan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian korban hanya berdasarkan temuan awal di lokasi maupun pemeriksaan fisik luar. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Masih diperlukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” jelasnya.