Meski Biak Diguyur Hujan 3 Hari, Tetap Waspada Karhutla 

BIAK– Meski dalam tiga hari terakhir wilayah Kabupaten Biak Numfor diguyur hujan dan belum ditemukan titik api maupun kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Biak mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Pasalnya, fenomena El Nino masih tergolong kuat sehingga potensi kekeringan masih perlu diwaspadai.

Peringatan tersebut disampaikan Prakirawan BMKG Biak, Joko, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Karhutla di Biak Numfor, Senin (7/9).

Menurut Joko, kondisi El Nino hingga saat ini masih memberikan pengaruh terhadap berkurangnya potensi hujan, meskipun Biak memiliki karakteristik iklim yang berbeda dibanding sejumlah daerah lain di Indonesia.

“Untuk El Nino sendiri ini untuk saat ini masih tergolong kuat, Pak. Jadi untuk kita khususnya Biak mungkin tetap masih di… untuk waspada. Karena kalau untuk El Nino sendiri karena masih kuat dan apa… untungnya untuk untuk Biak sendiri kan daerah non ZOM, Pak. Jadi tetap walaupun El Nino kuat, tetap potensi hujan ada tapi sangat apa ya, potensinya lebih kecil gitu dibanding di tahun-tahun sebelumnya gitu,” jelas Joko.

Baca Juga :  PAM GKI Klasis Biak Selatan Kebaktian Penguatan Iman

Ia menerangkan, status Biak sebagai wilayah non Zona Musim (non-ZOM) membuat peluang hujan tetap ada sepanjang tahun. Namun, ketika El Nino menguat, intensitas maupun peluang hujan cenderung lebih rendah dibanding kondisi normal.

Karena itu, BMKG terus memberikan dukungan kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan seluruh unsur penanggulangan bencana melalui penyediaan informasi prakiraan cuaca, pemantauan titik panas (hotspot), hingga perkembangan fenomena iklim seperti El Nino sebagai dasar pengambilan langkah mitigasi.

Kondisi cuaca yang mulai membaik dalam beberapa hari terakhir turut membawa dampak positif terhadap situasi di lapangan. Setelah sebelumnya sejumlah titik di Distrik Yendidori, Samofa, Biak Kota, dan sebagian Biak Timur sempat menjadi perhatian akibat kebakaran lahan berulang, hingga kini belum terpantau adanya titik api baru maupun kejadian karhutla. (il/wen)

Baca Juga :  Komitmen Tingkatkan Pertanian dan Perikanan

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

BIAK– Meski dalam tiga hari terakhir wilayah Kabupaten Biak Numfor diguyur hujan dan belum ditemukan titik api maupun kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Biak mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Pasalnya, fenomena El Nino masih tergolong kuat sehingga potensi kekeringan masih perlu diwaspadai.

Peringatan tersebut disampaikan Prakirawan BMKG Biak, Joko, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Karhutla di Biak Numfor, Senin (7/9).

Menurut Joko, kondisi El Nino hingga saat ini masih memberikan pengaruh terhadap berkurangnya potensi hujan, meskipun Biak memiliki karakteristik iklim yang berbeda dibanding sejumlah daerah lain di Indonesia.

“Untuk El Nino sendiri ini untuk saat ini masih tergolong kuat, Pak. Jadi untuk kita khususnya Biak mungkin tetap masih di… untuk waspada. Karena kalau untuk El Nino sendiri karena masih kuat dan apa… untungnya untuk untuk Biak sendiri kan daerah non ZOM, Pak. Jadi tetap walaupun El Nino kuat, tetap potensi hujan ada tapi sangat apa ya, potensinya lebih kecil gitu dibanding di tahun-tahun sebelumnya gitu,” jelas Joko.

Baca Juga :  Kesulitan Bayar Honor Tenaga Guru Honorer

Ia menerangkan, status Biak sebagai wilayah non Zona Musim (non-ZOM) membuat peluang hujan tetap ada sepanjang tahun. Namun, ketika El Nino menguat, intensitas maupun peluang hujan cenderung lebih rendah dibanding kondisi normal.

Karena itu, BMKG terus memberikan dukungan kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan seluruh unsur penanggulangan bencana melalui penyediaan informasi prakiraan cuaca, pemantauan titik panas (hotspot), hingga perkembangan fenomena iklim seperti El Nino sebagai dasar pengambilan langkah mitigasi.

Kondisi cuaca yang mulai membaik dalam beberapa hari terakhir turut membawa dampak positif terhadap situasi di lapangan. Setelah sebelumnya sejumlah titik di Distrik Yendidori, Samofa, Biak Kota, dan sebagian Biak Timur sempat menjadi perhatian akibat kebakaran lahan berulang, hingga kini belum terpantau adanya titik api baru maupun kejadian karhutla. (il/wen)

Baca Juga :  Siapkan Putra-Putri Biak Jadi Anggota TNI AU

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya