Wali Kota Ajak Perangi Segala Bentuk Perjudian

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu memerangi segala bentuk praktik perjudian, baik perjudian konvensional (offline) maupun perjudian daring (online). Sebab, judi  dinilai membawa dampak buruk terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan keamanan masyarakat.

Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai persoalan di tengah masyarakat.  Oleh karena itu, upaya pemberantasannya tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

  “Perjudian harus kita perangi bersama. Baik judi offline maupun judi online, semuanya memberikan dampak yang sangat merugikan. Bukan hanya merugikan pelakunya, tetapi juga keluarga, lingkungan, dan masyarakat secara luas,” tegas Abisai.

Baca Juga :  BPK Mulai Lakukan Audit Terinci

   Ia mengatakan, maraknya praktik perjudian dapat menggerus perekonomian keluarga. Tidak sedikit masyarakat yang kehilangan penghasilan bahkan harta benda akibat ketergantungan terhadap aktivitas perjudian. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memicu munculnya berbagai persoalan sosial yang semakin kompleks.

   Menurutnya, ketika seseorang terjerumus dalam perjudian, maka risiko yang muncul bukan hanya kerugian finansial. Perjudian juga dapat memicu konflik dalam rumah tangga, meningkatnya kekerasan, hingga terganggunya ketertiban dan keamanan di lingkungan masyarakat.

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu memerangi segala bentuk praktik perjudian, baik perjudian konvensional (offline) maupun perjudian daring (online). Sebab, judi  dinilai membawa dampak buruk terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan keamanan masyarakat.

Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai persoalan di tengah masyarakat.  Oleh karena itu, upaya pemberantasannya tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

  “Perjudian harus kita perangi bersama. Baik judi offline maupun judi online, semuanya memberikan dampak yang sangat merugikan. Bukan hanya merugikan pelakunya, tetapi juga keluarga, lingkungan, dan masyarakat secara luas,” tegas Abisai.

Baca Juga :  Wali Kota Bantu Rp100 Juta Untuk Pembangungan TK Pniel

   Ia mengatakan, maraknya praktik perjudian dapat menggerus perekonomian keluarga. Tidak sedikit masyarakat yang kehilangan penghasilan bahkan harta benda akibat ketergantungan terhadap aktivitas perjudian. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memicu munculnya berbagai persoalan sosial yang semakin kompleks.

   Menurutnya, ketika seseorang terjerumus dalam perjudian, maka risiko yang muncul bukan hanya kerugian finansial. Perjudian juga dapat memicu konflik dalam rumah tangga, meningkatnya kekerasan, hingga terganggunya ketertiban dan keamanan di lingkungan masyarakat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya