Harga Non Subsidi BBM Naik, Wabup Jayapura Minta Masyarakat Tetap Tenang

SENTANI – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang menjadi perhatian masyarakat dinilai berpotensi memengaruhi harga kebutuhan lainnya. Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh situasi yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

Menurut Haris, pemerintah memahami kekhawatiran masyarakat terhadap dampak kenaikan harga BBM. Namun, ia meminta warga tetap mempercayakan langkah-langkah penanganan kepada pemerintah di semua tingkatan.

“Untuk sementara saya belum bisa memberikan komentar terlalu banyak, tetapi yang perlu saya sampaikan kepada masyarakat adalah tetap tenang. Saya yakin pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten akan memikirkan yang terbaik bagi rakyat,” ujarnya.

Baca Juga :  Libur Nataru Pelayanan Kesehatan Tetap Jalan

Haris menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah tentu mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas. Karena itu, masyarakat diminta tidak bereaksi berlebihan terhadap kenaikan harga BBM yang terjadi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah berbagai dinamika ekonomi yang sedang berlangsung.

“Jangan hanya karena harga BBM naik atau ada kenaikan harga lainnya membuat situasi menjadi tidak kondusif. Mari kita bersama-sama menjaga daerah ini tetap aman dan damai,”katanya.

Menurutnya, membangun sebuah daerah membutuhkan waktu, kerja keras, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Sebaliknya, gangguan terhadap stabilitas daerah dapat berdampak besar terhadap pembangunan yang sedang berjalan.

“Untuk menghancurkan itu bisa terjadi dalam waktu singkat, tetapi untuk membangun membutuhkan waktu yang panjang. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat menjaga suasana yang aman dan tetap saling percaya,” tegasnya.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Buka Posko Terpadu di Bandara Sentani

SENTANI – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang menjadi perhatian masyarakat dinilai berpotensi memengaruhi harga kebutuhan lainnya. Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh situasi yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

Menurut Haris, pemerintah memahami kekhawatiran masyarakat terhadap dampak kenaikan harga BBM. Namun, ia meminta warga tetap mempercayakan langkah-langkah penanganan kepada pemerintah di semua tingkatan.

“Untuk sementara saya belum bisa memberikan komentar terlalu banyak, tetapi yang perlu saya sampaikan kepada masyarakat adalah tetap tenang. Saya yakin pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten akan memikirkan yang terbaik bagi rakyat,” ujarnya.

Baca Juga :  Disnakertrans Dorong Peningkatan SDM OAP Melalui Pelatihan Alat Berat dan K3

Haris menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah tentu mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas. Karena itu, masyarakat diminta tidak bereaksi berlebihan terhadap kenaikan harga BBM yang terjadi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah berbagai dinamika ekonomi yang sedang berlangsung.

“Jangan hanya karena harga BBM naik atau ada kenaikan harga lainnya membuat situasi menjadi tidak kondusif. Mari kita bersama-sama menjaga daerah ini tetap aman dan damai,”katanya.

Menurutnya, membangun sebuah daerah membutuhkan waktu, kerja keras, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Sebaliknya, gangguan terhadap stabilitas daerah dapat berdampak besar terhadap pembangunan yang sedang berjalan.

“Untuk menghancurkan itu bisa terjadi dalam waktu singkat, tetapi untuk membangun membutuhkan waktu yang panjang. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat menjaga suasana yang aman dan tetap saling percaya,” tegasnya.

Baca Juga :  Banyak Serpihan Gerabah di Situs Khulutiyauw

Berita Terbaru

Artikel Lainnya