“Halo Pak Presiden, Ini Bagaimana Makanan MBG Ada Ulat”

JAYAPURA- Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu Program Makan Bergizi (MBG) di salah satu sekolah di Kabupaten Waropen, Provinsi Papua dalam kondisi tidak layak konsumsi karena diduga terdapat ulat. Video berdurasi sekitar 19 detik tersebut direkam oleh para siswa di SMP Negeri Urfas Waropen.

Dalam rekaman itu, terlihat menu makanan MBG yang berisi ulat dan memicu keresahan para pelajar. Dalam videonya, seorang siswa bahkan terdengar menyampaikan keluhannya secara langsung yang ditujukan kepada Presiden RI. “Halo Bapak Presiden, makanan MBG di SMP Urfas Waropen, Papua ini ada ulat,” ucap siswa tersebut sambil menunjukkan kondisi makanan dalam video.

Baca Juga :  Wadan Detasemen POMAD Diturunkan ke Mappi

Tak hanya itu, sejumlah siswa lainnya juga menyampaikan protes dan rasa kecewa. Mereka mengaku sudah sempat mengonsumsi sebagian makanan, namun menghentikan setelah menemukan ulat pada menu tersebut. “Kami sudah makan setengahnya, tetapi ada ulat sehingga kami tidak lanjut makan,” ungkap salah satu siswa dalam rekaman itu. Video ini kemudian viral di media sosial dan memicu beragam reaksi warganet, terutama terkait pengawasan kualitas serta distribusi Program Makan Bergizi di lingkungan sekolah.

JAYAPURA- Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu Program Makan Bergizi (MBG) di salah satu sekolah di Kabupaten Waropen, Provinsi Papua dalam kondisi tidak layak konsumsi karena diduga terdapat ulat. Video berdurasi sekitar 19 detik tersebut direkam oleh para siswa di SMP Negeri Urfas Waropen.

Dalam rekaman itu, terlihat menu makanan MBG yang berisi ulat dan memicu keresahan para pelajar. Dalam videonya, seorang siswa bahkan terdengar menyampaikan keluhannya secara langsung yang ditujukan kepada Presiden RI. “Halo Bapak Presiden, makanan MBG di SMP Urfas Waropen, Papua ini ada ulat,” ucap siswa tersebut sambil menunjukkan kondisi makanan dalam video.

Baca Juga :  Pimpinan MRP Sebut Ada Kejanggalan dari Proses DPRK

Tak hanya itu, sejumlah siswa lainnya juga menyampaikan protes dan rasa kecewa. Mereka mengaku sudah sempat mengonsumsi sebagian makanan, namun menghentikan setelah menemukan ulat pada menu tersebut. “Kami sudah makan setengahnya, tetapi ada ulat sehingga kami tidak lanjut makan,” ungkap salah satu siswa dalam rekaman itu. Video ini kemudian viral di media sosial dan memicu beragam reaksi warganet, terutama terkait pengawasan kualitas serta distribusi Program Makan Bergizi di lingkungan sekolah.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya