JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua berencana melakukan penataan menyeluruh kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura. Penataan tersebut mencakup pembangunan akses jalan baru bagi warga di bagian belakang rumah sakit, pembenahan lingkungan, hingga peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan.
Rencana itu disampaikan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, saat meninjau langsung kawasan permukiman warga yang berbatasan dengan area rumah sakit, Selasa (9/6).
Menurut Fakhiri, pembangunan akses jalan baru diperlukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang selama ini memanfaatkan jalur di dalam kawasan rumah sakit sebagai akses keluar masuk permukiman.
“Kita harus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Di bagian belakang rumah sakit sudah cukup banyak warga membangun rumah, sehingga perlu dibuat akses jalan yang representatif agar masyarakat tidak lagi masuk melalui area rumah sakit,” ujarnya.
Ia menegaskan kawasan rumah sakit ke depan akan difokuskan sepenuhnya sebagai pusat pelayanan kesehatan. Karena itu, pemerintah akan melakukan berbagai pembenahan guna meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.
Menurutnya, RSUD Jayapura memiliki peran penting sebagai rumah sakit rujukan milik pemerintah daerah sehingga perlu didukung fasilitas yang memadai dan lingkungan yang tertata baik.
“Kita ingin rumah sakit ini benar-benar digunakan untuk pelayanan kesehatan. Ke depan akan dilakukan perbaikan fasilitas, termasuk pembangunan sarana pendukung agar kualitas layanan semakin baik dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Selain pembangunan akses jalan, Pemprov Papua juga akan melakukan penataan kawasan rumah sakit secara menyeluruh, termasuk memperbaiki kondisi lingkungan dan sejumlah bangunan yang membutuhkan renovasi. Fakhiri mengatakan setelah penataan selesai dilakukan, pemerintah berencana menerapkan sistem pengelolaan kawasan yang lebih tertib, termasuk pengaturan akses kendaraan yang masuk ke lingkungan rumah sakit.