Wakil Bupati Pimpin Upacara Harkitnas ke-188 di Biak

BIAK-Wakil Bupati Biak NUmfor Jimmy C.R Kapissa memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kabupaten Biak Numfor yang digelar di Halaman Kantor Bupati, Rabu (20/05).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid. Ia menyampaikan, bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting untuk mengenang lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak awal tumbuhnya kesadaran nasional, persatuan, dan perjuangan bangsa menuju kemerdekaan.

Peristiwa tersebut, lanjut Wabup, merupakan fajar kebangkitan bangsa ketika kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi demi perjuangan menuju kedaulatan bangsa yang bermartabat. Dalam amanat itu juga dikatakan, bahwa semangat kebangkitan nasional harus terus relevan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga :  Kabupaten Tolikara Segera Miliki Terminal Darat Resmi Pertama

“Jika pada masa lalu perjuangan bangsa berfokus pada perebutan kedaulatan wilayah, maka saat ini tantangan bangsa berkembang pada penguatan kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujarnya.

Dikatakan, pemerintah saat ini terus menjalankan berbagai program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, peningkatan kualitas guru, pemberian beasiswa, hingga layanan cek kesehatan gratis.

BIAK-Wakil Bupati Biak NUmfor Jimmy C.R Kapissa memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kabupaten Biak Numfor yang digelar di Halaman Kantor Bupati, Rabu (20/05).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid. Ia menyampaikan, bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting untuk mengenang lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak awal tumbuhnya kesadaran nasional, persatuan, dan perjuangan bangsa menuju kemerdekaan.

Peristiwa tersebut, lanjut Wabup, merupakan fajar kebangkitan bangsa ketika kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi demi perjuangan menuju kedaulatan bangsa yang bermartabat. Dalam amanat itu juga dikatakan, bahwa semangat kebangkitan nasional harus terus relevan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga :  JICA Akan Bagun Pasar Ikan Bosnik dan PPI Fandoy

“Jika pada masa lalu perjuangan bangsa berfokus pada perebutan kedaulatan wilayah, maka saat ini tantangan bangsa berkembang pada penguatan kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujarnya.

Dikatakan, pemerintah saat ini terus menjalankan berbagai program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, peningkatan kualitas guru, pemberian beasiswa, hingga layanan cek kesehatan gratis.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya