WAROPEN – Pemerintah Kabupaten Waropen di bawah kepemimpinan Bupati Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, terus melakukan terobosan besar dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Kali ini, sektor pendidikan dan kelautan menjadi fokus utama melalui kolaborasi strategis bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) KKP.
Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Pemkab Waropen secara resmi membuka peluang emas bagi generasi muda, khususnya anak-anak nelayan di wilayah tersebut, untuk menempuh pendidikan kedinasan di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Jakarta serta beberapa kampus cabangnya.
Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, mengungkapkan bahwa kesempatan berharga ini berhasil diraih berkat komunikasi yang intens dan hubungan bilateral yang sangat baik antara pemerintah daerah, Pusdiklat, dan KKP. Hubungan emosional yang kuat juga turut andil, mengingat Bupati Mote sendiri merupakan alumni dari perguruan tinggi kedinasan bergengsi tersebut.
“Kita dengan kementerian sudah bersepakat. Pusat Diklat menunjuk kami untuk membuka penerimaan bersekolah di Politeknik AUP Jakarta. Waropen diberikan kesempatan khusus karena selain memiliki potensi nelayan yang besar, komunikasi kita dengan pihak kementerian dan badan diklat berjalan sangat baik,” ujar Bupati Fransiscus Xaverius Mote.
WAROPEN – Pemerintah Kabupaten Waropen di bawah kepemimpinan Bupati Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, terus melakukan terobosan besar dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Kali ini, sektor pendidikan dan kelautan menjadi fokus utama melalui kolaborasi strategis bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) KKP.
Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Pemkab Waropen secara resmi membuka peluang emas bagi generasi muda, khususnya anak-anak nelayan di wilayah tersebut, untuk menempuh pendidikan kedinasan di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Jakarta serta beberapa kampus cabangnya.
Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, mengungkapkan bahwa kesempatan berharga ini berhasil diraih berkat komunikasi yang intens dan hubungan bilateral yang sangat baik antara pemerintah daerah, Pusdiklat, dan KKP. Hubungan emosional yang kuat juga turut andil, mengingat Bupati Mote sendiri merupakan alumni dari perguruan tinggi kedinasan bergengsi tersebut.
“Kita dengan kementerian sudah bersepakat. Pusat Diklat menunjuk kami untuk membuka penerimaan bersekolah di Politeknik AUP Jakarta. Waropen diberikan kesempatan khusus karena selain memiliki potensi nelayan yang besar, komunikasi kita dengan pihak kementerian dan badan diklat berjalan sangat baik,” ujar Bupati Fransiscus Xaverius Mote.