NABIRE – Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita pada triwulan II 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui Makan Bergizi Gratis (MBG). Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Nabire Marsel Asyerem di Nabire, Jumat, mengatakan langkah tersebut dilakukan setelah evaluasi kinerja pada triwulan I guna memperbaiki sistem pelayanan agar lebih tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.
“Evaluasi triwulan I menjadi dasar untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Pada triwulan II ini, kami fokus memastikan pelayanan 3B berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini jumlah penerima manfaat program MBG dengan kelompok sasaran 3B telah mencapai sekitar 1.200 orang yang tersebar di seluruh wilayah Nabire. Saat ini sudah ada 14 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif di Nabire sehingga pada triwulan II pelayanan kepada kelompok 3B harus meningkat.
Menurut dia, optimalisasi pelayanan difokuskan pada tiga indikator utama, yakni ketepatan sasaran penerima, kesesuaian jumlah atau gramasi menu berdasarkan standar gizi, serta ketepatan waktu distribusi makanan bergizi.
“Pelayanan harus tepat sasaran sesuai data, tepat jumlah berdasarkan standar gizi, dan tepat waktu agar kualitas makanan tetap terjaga saat diterima masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, untuk mendukung peningkatan kualitas layanan, pihaknya melibatkan tenaga ahli gizi dan akuntan dalam proses evaluasi dan pengawasan program.
Keterlibatan berbagai disiplin ilmu tersebut bertujuan memastikan tata kelola program berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Sinkronisasi data harga bahan pangan dan standar gizi terus kami lakukan agar pelayanan tetap efisien dan berkualitas,” ujarnya.