Komitmen Jadi Role Model, Kampung Kayo Pulo Gelar Bimtek Desa Anti Korupsi

JAYAPURA – Pemerintah Kampung Kampung Kayo Pulo atau Tahima Soroma terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan kampung yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelengkapan Administrasi Desa Anti Korupsi yang berlangsung di Jayapura, Jumat (15/5).

Kegiatan tersebut melibatkan aparatur kampung, Bamuskam, serta berbagai pihak terkait lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas dan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan pemerintahan kampung. Kepala Kampung Kayo Pulo atau Tahima Soroma, Tommy O. Sibi, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendorong Kampung Kayo Pulo menjadi role model kampung anti korupsi di Kota Jayapura.

Menurut Tommy, komitmen tersebut merupakan bagian dari visi pemerintah kampung untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Saat Sidang, Lukas Enembe Dilarikan ke RSPAD

“Kami ingin Kampung Kayo Pulo menjadi role model kampung anti korupsi di Kota Jayapura. Pemerintahan kampung harus dijalankan secara jujur, transparan dan benar-benar fokus pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, kegiatan Bimtek tersebut merupakan kali kedua dilaksanakan oleh Pemerintah Kampung Kayo Pulo sebagai bentuk keseriusan dalam meningkatkan pemahaman aparatur kampung terhadap tata kelola administrasi dan keuangan desa yang baik. Bimtek Aparat Kampung Anti Korupsi sendiri bertujuan memperkuat integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan desa guna mencegah tindak pidana korupsi serta penyalahgunaan wewenang.

Selain itu, kegiatan tersebut juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan nilai-nilai kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab dalam pelayanan pemerintahan kampung.

Baca Juga :  Anggaran Dipangkas Rp 16 M, Kegiatan Pengawasan BPOM Berkurang

JAYAPURA – Pemerintah Kampung Kampung Kayo Pulo atau Tahima Soroma terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan kampung yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelengkapan Administrasi Desa Anti Korupsi yang berlangsung di Jayapura, Jumat (15/5).

Kegiatan tersebut melibatkan aparatur kampung, Bamuskam, serta berbagai pihak terkait lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas dan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan pemerintahan kampung. Kepala Kampung Kayo Pulo atau Tahima Soroma, Tommy O. Sibi, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendorong Kampung Kayo Pulo menjadi role model kampung anti korupsi di Kota Jayapura.

Menurut Tommy, komitmen tersebut merupakan bagian dari visi pemerintah kampung untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Hari ini, Tim Kuasa Hukum Lukas Enembe Akan Daftarkan Perkara Banding

“Kami ingin Kampung Kayo Pulo menjadi role model kampung anti korupsi di Kota Jayapura. Pemerintahan kampung harus dijalankan secara jujur, transparan dan benar-benar fokus pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, kegiatan Bimtek tersebut merupakan kali kedua dilaksanakan oleh Pemerintah Kampung Kayo Pulo sebagai bentuk keseriusan dalam meningkatkan pemahaman aparatur kampung terhadap tata kelola administrasi dan keuangan desa yang baik. Bimtek Aparat Kampung Anti Korupsi sendiri bertujuan memperkuat integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan desa guna mencegah tindak pidana korupsi serta penyalahgunaan wewenang.

Selain itu, kegiatan tersebut juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan nilai-nilai kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab dalam pelayanan pemerintahan kampung.

Baca Juga :  Jadi Tumpuan Warga, RS Ramela Diminta Diperkuat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya