Tuesday, February 24, 2026
26.9 C
Jayapura

Keerom Menuju Lumbung Pangan Papua

KEEROM – Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri meninjau langsung lokasi penanaman padi seluas 13.200 hektare di Kabupaten Keerom. Dalam kunjungan kerjanya, Gubernur Papua didampingi oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager untuk melihat beberapa lokasi termasuk lokasi yang akan dipersiapkan untuk penanaman jagung.

Melihat dukungan Bupati Keerom, dan masyarakat, serta lahan yang strategis, Gubernur Papua optimistis, Papua akan menjadi salah satu wilayah strategis yang mampu menerjemahkan program nasional di sektor pangan.

Menurutnya, beberapa daerah seperti Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, dan Keerom menjadi perhatian pemerintah Provinsi Papua untuk pengembangan di sektor Pertanian, peternakan dan perkebunan.

“Pengamatan kami, Keerom sangat pas untuk cetak sawah, juga jagung, peternakan, perkebunan, dan tanaman lokal lainnya”, ungkap Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, Sabtu (21/2).

Baca Juga :  Pertegas Bukan KKB Pembunuh Michele Kurisi

Untuk mewujudkan itu, Pemerintah Provinsi Papua tidak hanya menyiapkan lahan sawah, tetapi juga membangun infrastruktur pendukung mulai dari irigasi, jalan produksi, sampai pada produksi beras.

Gubernur bahkan menargetkan pembukaan sawah di Kabupaten Keerom bisa sampai 30.000 hektare. Menurutnya pemerintah pusat telah memberikan kebijakan khusus agar pengembangan lahan sawah di Papua diperluas hingga 50.000 hektare.

Dengan varietas padi berumur sekitar empat bulan, Papua berpeluang melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun. Tentu bisa menjawab kebutuhan pangan di Provinsi Papua bahkan bisa ekspor ke Papua Nugini, Maluku dan daerah lain.

KEEROM – Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri meninjau langsung lokasi penanaman padi seluas 13.200 hektare di Kabupaten Keerom. Dalam kunjungan kerjanya, Gubernur Papua didampingi oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager untuk melihat beberapa lokasi termasuk lokasi yang akan dipersiapkan untuk penanaman jagung.

Melihat dukungan Bupati Keerom, dan masyarakat, serta lahan yang strategis, Gubernur Papua optimistis, Papua akan menjadi salah satu wilayah strategis yang mampu menerjemahkan program nasional di sektor pangan.

Menurutnya, beberapa daerah seperti Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, dan Keerom menjadi perhatian pemerintah Provinsi Papua untuk pengembangan di sektor Pertanian, peternakan dan perkebunan.

“Pengamatan kami, Keerom sangat pas untuk cetak sawah, juga jagung, peternakan, perkebunan, dan tanaman lokal lainnya”, ungkap Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, Sabtu (21/2).

Baca Juga :  Waspada! ASF Kembali Mewabah di Keerom

Untuk mewujudkan itu, Pemerintah Provinsi Papua tidak hanya menyiapkan lahan sawah, tetapi juga membangun infrastruktur pendukung mulai dari irigasi, jalan produksi, sampai pada produksi beras.

Gubernur bahkan menargetkan pembukaan sawah di Kabupaten Keerom bisa sampai 30.000 hektare. Menurutnya pemerintah pusat telah memberikan kebijakan khusus agar pengembangan lahan sawah di Papua diperluas hingga 50.000 hektare.

Dengan varietas padi berumur sekitar empat bulan, Papua berpeluang melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun. Tentu bisa menjawab kebutuhan pangan di Provinsi Papua bahkan bisa ekspor ke Papua Nugini, Maluku dan daerah lain.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya