Sunday, February 1, 2026
27 C
Jayapura

Gubernur: Wilayah Perbatasan Punya Nilai dan Peran Strategis

JAYAPURA – Gubernur Provinsi Papua, Mathius D. Fakhiri, menegaskan bahwa kehadiran Seruni KMP di Papua menjadi simbol nyata bahwa pembangunan nasional berjalan secara adil dan merata hingga ke wilayah terluar dan perbatasan negara.

Menurut Gubernur Fakhiri, wilayah perbatasan memiliki nilai dan peran yang sangat strategis bagi sebuah negara dan bangsa. Di kawasan inilah masyarakat Papua berada di garis terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Wilayah perbatasan bukan hanya beranda depan negara, tetapi juga menjadi cerminan kehadiran negara dalam melindungi dan menyejahterakan rakyatnya,” ujar Mathius D. Fakhiri.

Selain memiliki posisi strategis, wilayah perbatasan Papua juga menyimpan keanekaragaman kekayaan, baik sumber daya alam, budaya, maupun kreativitas masyarakat lokal. Kekayaan tersebut, jika dikelola secara tepat dan berkelanjutan, diyakini dapat menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh jati diri Papua dalam bingkai NKRI.

Baca Juga :  Meski 5 Prajuritnya Gugur, TNI Sebut KKB Papua Tengah Terjepit dan Kocar Kacir

JAYAPURA – Gubernur Provinsi Papua, Mathius D. Fakhiri, menegaskan bahwa kehadiran Seruni KMP di Papua menjadi simbol nyata bahwa pembangunan nasional berjalan secara adil dan merata hingga ke wilayah terluar dan perbatasan negara.

Menurut Gubernur Fakhiri, wilayah perbatasan memiliki nilai dan peran yang sangat strategis bagi sebuah negara dan bangsa. Di kawasan inilah masyarakat Papua berada di garis terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Wilayah perbatasan bukan hanya beranda depan negara, tetapi juga menjadi cerminan kehadiran negara dalam melindungi dan menyejahterakan rakyatnya,” ujar Mathius D. Fakhiri.

Selain memiliki posisi strategis, wilayah perbatasan Papua juga menyimpan keanekaragaman kekayaan, baik sumber daya alam, budaya, maupun kreativitas masyarakat lokal. Kekayaan tersebut, jika dikelola secara tepat dan berkelanjutan, diyakini dapat menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh jati diri Papua dalam bingkai NKRI.

Baca Juga :  Meski 5 Prajuritnya Gugur, TNI Sebut KKB Papua Tengah Terjepit dan Kocar Kacir

Berita Terbaru

Artikel Lainnya