Penyerapan Anggaran di Pemkab Mimika Capai 40 Persen

MIMIKA – Penyerapan anggaran di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mimika kini telah mencapai 40 persen.  Penyerapan dengan angka presentase demikian di atas menjadi hal yang mengkhawatirkan lantaran hingga tahun anggaran (TA) 2025 tersisa dua bulan, penyerapan anggaran masih belum mencapai target. Padahal, sampai di bulan Oktober, penyerapan anggaran seharusnya sudah mencapai di atas 50 persen.

Meski demikian, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Marthen Tappi Malissa kepada awak media menyampaikan bahwa pihaknya optimis penyerapan anggaran tahun 2025 dapat mencapai 80 hingga 90 persen hingga akhir tahun.

Kata Marthen, saat ini masih terdapat sejumlah kendala teknis yang menyebabkan pelaksanaan pekerjaan fisik berjalan melambat.

Baca Juga :  Pemprov Papua Selatan Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Kampung

“Beberapa pekerjaan fisik memang mengalami keterlambatan karena faktor eksternal serta lambatnya proses penginputan dari sejumlah OPE (Organisasi Perangkat Daerah,red),” tutur Marthen saat ditemui di Mimika, Senin (20/10).

“Selain itu, sebagian pimpinan OPD masih ragu dalam mengambil langkah, sehingga pekerjaan menjadi sedikit tertunda,” lanjutnya. Meski begitu, Marthen menegaskan bahwa pihaknya tetap menargetkan percepatan realisasi kegiatan pada dua bulan tersisa di 2025 ini.

“Saya tetap optimis, dengan percepatan yang sedang dilakukan saat ini, penyerapan anggaran dapat mencapai 80 sampai 90 persen hingga akhir tahun,” tegas Marthen. Ia pun berharap agar seluruh OPD dapat lebih fokus dan mempercepat proses administrasi agar tidak ada anggaran yang tidak terserap. (mww/wen)

Baca Juga :  PTFI Resmi Luncurkan Duta Lingkungan

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

MIMIKA – Penyerapan anggaran di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mimika kini telah mencapai 40 persen.  Penyerapan dengan angka presentase demikian di atas menjadi hal yang mengkhawatirkan lantaran hingga tahun anggaran (TA) 2025 tersisa dua bulan, penyerapan anggaran masih belum mencapai target. Padahal, sampai di bulan Oktober, penyerapan anggaran seharusnya sudah mencapai di atas 50 persen.

Meski demikian, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Marthen Tappi Malissa kepada awak media menyampaikan bahwa pihaknya optimis penyerapan anggaran tahun 2025 dapat mencapai 80 hingga 90 persen hingga akhir tahun.

Kata Marthen, saat ini masih terdapat sejumlah kendala teknis yang menyebabkan pelaksanaan pekerjaan fisik berjalan melambat.

Baca Juga :  Pemkab Jayapura Telah Laksanakan WFH

“Beberapa pekerjaan fisik memang mengalami keterlambatan karena faktor eksternal serta lambatnya proses penginputan dari sejumlah OPE (Organisasi Perangkat Daerah,red),” tutur Marthen saat ditemui di Mimika, Senin (20/10).

“Selain itu, sebagian pimpinan OPD masih ragu dalam mengambil langkah, sehingga pekerjaan menjadi sedikit tertunda,” lanjutnya. Meski begitu, Marthen menegaskan bahwa pihaknya tetap menargetkan percepatan realisasi kegiatan pada dua bulan tersisa di 2025 ini.

“Saya tetap optimis, dengan percepatan yang sedang dilakukan saat ini, penyerapan anggaran dapat mencapai 80 sampai 90 persen hingga akhir tahun,” tegas Marthen. Ia pun berharap agar seluruh OPD dapat lebih fokus dan mempercepat proses administrasi agar tidak ada anggaran yang tidak terserap. (mww/wen)

Baca Juga :  8940 Kepala Keluarga di Mimika Dapat Bantuan Sembako

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya