Polisi Selidiki Aktor Dibalik Demo Anarkis

Lima Demonstran Dipulangkan

JAYAPURA-Lima pendemo yang terlibat dalam unjuk rasa di Lingkaran Abepura yang sempat diamankan oleh aparat kepolisian, Rabu (15/10), akhirnya dipulangkan. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, Kamis (16/10).

Kapolresta menjelaskan, kelima demonstran tersebut tidak ditahan dalam konteks pidana, melainkan untuk mengantisipasi tindakan provokatif serta dimintai keterangan terkait aksi yang berujung ricuh itu.

“Semuanya sudah dipulangkan,” ujar Kombes Fredrickus melalui pesan WhatsApp, Kamis siang.

Dalam kericuhan tersebut, sejumlah fasilitas umum dan kendaraan mengalami kerusakan. Polisi lantas mendata barang atau fasilitas yang dirusak massa. Selain kerusakan fasilitas, tiga orang menjadi korban dalam insiden tersebut, terdiri dari dua anggota polisi dan satu warga sipil yang terkena lemparan batu.

Baca Juga :  Berbagai Pertunjukan Akan Ditampilkan Anak-anak Papua Dalam Puncak HAN 2024

Ditegaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan. Polisi akan mencaritahu siapa saja yang terlibat dalam aksi pengrusakan tersebut. “Kami masih menyelidiki siapa dalang atau pihak yang memprovokasi aksi anarkis ini,” jelas Fredrickus.

Lima Demonstran Dipulangkan

JAYAPURA-Lima pendemo yang terlibat dalam unjuk rasa di Lingkaran Abepura yang sempat diamankan oleh aparat kepolisian, Rabu (15/10), akhirnya dipulangkan. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, Kamis (16/10).

Kapolresta menjelaskan, kelima demonstran tersebut tidak ditahan dalam konteks pidana, melainkan untuk mengantisipasi tindakan provokatif serta dimintai keterangan terkait aksi yang berujung ricuh itu.

“Semuanya sudah dipulangkan,” ujar Kombes Fredrickus melalui pesan WhatsApp, Kamis siang.

Dalam kericuhan tersebut, sejumlah fasilitas umum dan kendaraan mengalami kerusakan. Polisi lantas mendata barang atau fasilitas yang dirusak massa. Selain kerusakan fasilitas, tiga orang menjadi korban dalam insiden tersebut, terdiri dari dua anggota polisi dan satu warga sipil yang terkena lemparan batu.

Baca Juga :  Ribuan Wisatawan Asing Tiba di Jayapura

Ditegaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan. Polisi akan mencaritahu siapa saja yang terlibat dalam aksi pengrusakan tersebut. “Kami masih menyelidiki siapa dalang atau pihak yang memprovokasi aksi anarkis ini,” jelas Fredrickus.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya