Pembelajaran Harus Menarik, Efektif dan Bermakna

JAYAPURA – Untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan bermakna, Sekolah Luar Biasa (SLB) Negri l Jayapura mewajibkan semua gurunya mengikuti kegiatan In House Training (IHT) yang digelar di sekolah itu.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru dan tenaga tata usaha sekolah. Kegiatan dilakukan selama dua hari, yakni Kamis-Jumat (25-26/9).

Kepala SLB Negeri 1 Jayapura Kamino, S.Pd, MM mengatakan di hari terakhir pelatihan ini diisi dengan presentasi hasil karya media ajar oleh seluruh guru sebagai bentuk praktik nyata dari materi yang telah dipelajari selama IHT berlangsung.

“Setiap guru menampilkan dua media ajar yang telah mereka rancang secara mandiri. Presentasi dilakukan secara bergantian, dan setiap guru diberikan kesempatan untuk menjelaskan fungsi, cara penggunaan, serta keunggulan dari media ajar yang mereka buat,” kata kepsek.

Baca Juga :  Perbaikan Infrastruktur dan Penerangan di Fasilitas Umum Harus Prioritas

Antusiasme terlihat jelas dari para peserta yang saling memberi masukan dan apresiasi terhadap karya satu sama lain. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan bermakna.

“Dengan adanya media ajar yang kreatif, diharapkan proses belajar mengajar di kelas menjadi lebih mudah dipahami dan menyenangkan bagi siswa,” harap Kasmino.

Penutupan IHT ini menjadi penanda bahwa SLB Negeri Kotaraja Jayapura siap membawa semangat, inovasi, dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Lebih jauh Kasmino sampaikan bahwa adapun tujuan lain dari kegiatan IHT tersebut yakni agar para siswa tidak ketinggalan dengan sekolah reguler dengan daerah lainnya.

Baca Juga :  Produsen Milo Kampung Yoka Dibekuk, Polisi Amankan 70 Liter Balo

JAYAPURA – Untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan bermakna, Sekolah Luar Biasa (SLB) Negri l Jayapura mewajibkan semua gurunya mengikuti kegiatan In House Training (IHT) yang digelar di sekolah itu.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru dan tenaga tata usaha sekolah. Kegiatan dilakukan selama dua hari, yakni Kamis-Jumat (25-26/9).

Kepala SLB Negeri 1 Jayapura Kamino, S.Pd, MM mengatakan di hari terakhir pelatihan ini diisi dengan presentasi hasil karya media ajar oleh seluruh guru sebagai bentuk praktik nyata dari materi yang telah dipelajari selama IHT berlangsung.

“Setiap guru menampilkan dua media ajar yang telah mereka rancang secara mandiri. Presentasi dilakukan secara bergantian, dan setiap guru diberikan kesempatan untuk menjelaskan fungsi, cara penggunaan, serta keunggulan dari media ajar yang mereka buat,” kata kepsek.

Baca Juga :  BKPP Kota: Kami Sudah Masukkan Data Honorer Sejak April

Antusiasme terlihat jelas dari para peserta yang saling memberi masukan dan apresiasi terhadap karya satu sama lain. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan bermakna.

“Dengan adanya media ajar yang kreatif, diharapkan proses belajar mengajar di kelas menjadi lebih mudah dipahami dan menyenangkan bagi siswa,” harap Kasmino.

Penutupan IHT ini menjadi penanda bahwa SLB Negeri Kotaraja Jayapura siap membawa semangat, inovasi, dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Lebih jauh Kasmino sampaikan bahwa adapun tujuan lain dari kegiatan IHT tersebut yakni agar para siswa tidak ketinggalan dengan sekolah reguler dengan daerah lainnya.

Baca Juga :  Produsen Milo Kampung Yoka Dibekuk, Polisi Amankan 70 Liter Balo

Berita Terbaru

Artikel Lainnya