Thursday, February 5, 2026
25.8 C
Jayapura

Pengamanan Kantor Penyelenggara Pemilu Kembali Disiagakan

JAYAPURA– Langkah antisipatif dilakukan Kepolisian Daerah (Polda) Papua. Kantor -kantor penyelenggara Pemilu di Papua yakni KPU dan Bawaslu. Untuk KPU ada personel polisi yang disiagakan. Sedangkan untuk Bawaslu setelah waktu pencoblosan nampak kantor ini mulai lengang namun setelah putusan MK beberapa hari lalu nampak aparat mulai mengambil posisi.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan pengamanan tersebut merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja yang telah dimulai sejak tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua hingga pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Fokus pengamanan tidak hanya menyasar Kantor KPU dan Bawaslu tetapi juga di beberapa titik keramaian dan fasilitas publik.

“Setiap kantor, baik KPU maupun Bawaslu, sampai saat ini masih dijaga oleh personel kami seperti biasa. Tidak ada perubahan jumlah pasukan sejak Pilkada hingga PSU. Meski saat ini proses sengketa hasil PSU Papua sedang berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK), pola pengamanan tetap kami lakukan secara konsisten,” ujarnya.

Baca Juga :  Bakti Kesehatan Donor Darah Meriahkan Perayaan HUT Polwan 

Ia menambahkan, pengamanan akan terus berlangsung hingga seluruh tahapan PSU dinyatakan tuntas. Jika kondisi sosial di Papua menunjukkan potensi keamanan terganggu, maka jumlah personel akan ditambah sesuai kebutuhan.

“Artinya, kami tidak bisa serta merta langsung menambah pasukan kalau situasi masih landai. Ikuti perkembangan di lapangan dulu termasuk saat putusan MK nanti, jika diperlukan, tentu kekuatan pengamanan akan ditingkatkan,” jelasnya.

Kombes Cahyo pun menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum selama proses persidangan sengketa di MK berlangsung. Ia menekankan pentingnya bijak menggunakan media sosial, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

Baca Juga :  Wakil Dogiyai dan Deiyai Serahkan Aspirasi Penolakan DOB

Pantauan Cenderawasih Pos, suasana di Kantor Bawaslu Papua pada Kamis kemarin tampak lengang. Jika sebelumnya halaman kantor dipenuhi tenda-tenda yang digunakan aparat keamanan, kini area tersebut terlihat kosong. Meski demikian, aktivitas staf Bawaslu berjalan seperti biasa. Sementara Benhur Tomi Mano meminta seluruh pendukungnya untuk tidak bereuforia berlebihan. Ia menekankan bahwa perjuangan masih panjang dan harus dijalani dengan tenang.

JAYAPURA– Langkah antisipatif dilakukan Kepolisian Daerah (Polda) Papua. Kantor -kantor penyelenggara Pemilu di Papua yakni KPU dan Bawaslu. Untuk KPU ada personel polisi yang disiagakan. Sedangkan untuk Bawaslu setelah waktu pencoblosan nampak kantor ini mulai lengang namun setelah putusan MK beberapa hari lalu nampak aparat mulai mengambil posisi.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan pengamanan tersebut merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja yang telah dimulai sejak tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua hingga pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Fokus pengamanan tidak hanya menyasar Kantor KPU dan Bawaslu tetapi juga di beberapa titik keramaian dan fasilitas publik.

“Setiap kantor, baik KPU maupun Bawaslu, sampai saat ini masih dijaga oleh personel kami seperti biasa. Tidak ada perubahan jumlah pasukan sejak Pilkada hingga PSU. Meski saat ini proses sengketa hasil PSU Papua sedang berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK), pola pengamanan tetap kami lakukan secara konsisten,” ujarnya.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi,  Bhabinkamtibmas Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Ia menambahkan, pengamanan akan terus berlangsung hingga seluruh tahapan PSU dinyatakan tuntas. Jika kondisi sosial di Papua menunjukkan potensi keamanan terganggu, maka jumlah personel akan ditambah sesuai kebutuhan.

“Artinya, kami tidak bisa serta merta langsung menambah pasukan kalau situasi masih landai. Ikuti perkembangan di lapangan dulu termasuk saat putusan MK nanti, jika diperlukan, tentu kekuatan pengamanan akan ditingkatkan,” jelasnya.

Kombes Cahyo pun menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum selama proses persidangan sengketa di MK berlangsung. Ia menekankan pentingnya bijak menggunakan media sosial, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

Baca Juga :  1000 Honorer K2 Usia di Atas 35 Tahun Ditempatkan di DOB

Pantauan Cenderawasih Pos, suasana di Kantor Bawaslu Papua pada Kamis kemarin tampak lengang. Jika sebelumnya halaman kantor dipenuhi tenda-tenda yang digunakan aparat keamanan, kini area tersebut terlihat kosong. Meski demikian, aktivitas staf Bawaslu berjalan seperti biasa. Sementara Benhur Tomi Mano meminta seluruh pendukungnya untuk tidak bereuforia berlebihan. Ia menekankan bahwa perjuangan masih panjang dan harus dijalani dengan tenang.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya