Puskemas Lereh Sampaikan Berbagai Kendala Saat Kunjungan Bupati

SENTANI – Salah satu kebanggaan sekaligus kesempatan baik yang dirasakan oleh seluruh Nakes di UPTD Puskesmas Lereh, karena bisa langsung menyampaikan aspirasinya kepada Bupati Jayapura dan para OPDnya.

Kepala UPTD Puskesmas Lereh, Poibe Mawar Manurung menjelaskan, kunjungan Bupati Jayapura membawa kebaikan bagi pihaknya, karena bisa secara langsung mendengar setiap pergumulan yang dialami oleh para tenaga nakes di UPTD Puskesmas Lereh.

“Banyak hal yang telah kami sampaikan, khususnya terkait pembangunan Puskemas kami yang mana masih kurang ruangan, mobil operasional mengingat jarak kami dari Lereh untuk ke RSUD Yowari makan waktu 6 jam untuk mengantarkan pasien rujukan, hingga pendataan BPJS Kesehatan yang masih minim,” katanya kepada wartawan, Sabtu (12/7).

Baca Juga :  Pejabat di Lingkungan Pemkab Jayapura Banyak Rangkap Jabatan

Diakuinya, para pasien yang dirujuk dari UPTD Puskesmas Lereh, kerap kali sampai di RSUD Yowari terkendala dengan data-data pasien dan kepemilikan Kartu BPJS Kesehatan.

” Untuk itu dengan kehadiran Bupati lengkap dengan seluruh kepala OPD khusunya Dukcapil, kami harapkan agar masyarakat kami bisa dibantu baik dalam pembuatan KK,KTP hingga BPJS Kesehatan agar memudahkan mereka untuk mendapatkan perawatan saat dirujuk,” terangnya.

Selain itu, terkait dengan rumah dinas, dimana dengan anggota nakes sebanyak 40 orang dan rumah dinas 14, tidak bisa menampung banyaknya tenaga nakes. “Kami merupakan satu-satunya Puskemas disini, melayani 1×24 jam, sangat perlu untuk menambah kapasitas bangun fisik agar dapat maksimal melayani masyarakat sekitar,” ungkap Mawar.

Baca Juga :  Tak Ada yang Tidak Mungkin, Tiket Liga 1 Masih Terbuka Lebar

SENTANI – Salah satu kebanggaan sekaligus kesempatan baik yang dirasakan oleh seluruh Nakes di UPTD Puskesmas Lereh, karena bisa langsung menyampaikan aspirasinya kepada Bupati Jayapura dan para OPDnya.

Kepala UPTD Puskesmas Lereh, Poibe Mawar Manurung menjelaskan, kunjungan Bupati Jayapura membawa kebaikan bagi pihaknya, karena bisa secara langsung mendengar setiap pergumulan yang dialami oleh para tenaga nakes di UPTD Puskesmas Lereh.

“Banyak hal yang telah kami sampaikan, khususnya terkait pembangunan Puskemas kami yang mana masih kurang ruangan, mobil operasional mengingat jarak kami dari Lereh untuk ke RSUD Yowari makan waktu 6 jam untuk mengantarkan pasien rujukan, hingga pendataan BPJS Kesehatan yang masih minim,” katanya kepada wartawan, Sabtu (12/7).

Baca Juga :  Satu Tahun Mote-Boari: Meletakkan Fondasi Waropen Bangkit

Diakuinya, para pasien yang dirujuk dari UPTD Puskesmas Lereh, kerap kali sampai di RSUD Yowari terkendala dengan data-data pasien dan kepemilikan Kartu BPJS Kesehatan.

” Untuk itu dengan kehadiran Bupati lengkap dengan seluruh kepala OPD khusunya Dukcapil, kami harapkan agar masyarakat kami bisa dibantu baik dalam pembuatan KK,KTP hingga BPJS Kesehatan agar memudahkan mereka untuk mendapatkan perawatan saat dirujuk,” terangnya.

Selain itu, terkait dengan rumah dinas, dimana dengan anggota nakes sebanyak 40 orang dan rumah dinas 14, tidak bisa menampung banyaknya tenaga nakes. “Kami merupakan satu-satunya Puskemas disini, melayani 1×24 jam, sangat perlu untuk menambah kapasitas bangun fisik agar dapat maksimal melayani masyarakat sekitar,” ungkap Mawar.

Baca Juga :  Wisma Atlet Disiapkan untuk Isolasi PDP Covid-19

Berita Terbaru

Artikel Lainnya