Thursday, March 12, 2026
32.7 C
Jayapura

Kenang Kekerasan di Rusunawa, Mahasiswa Tuntut Ganti Rugi

JAYAPURA – Ratusan mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) mengelar aksi demo menuntut pihak kampus untuk menganti rugi tindak kekerasan  yang dilakukan oleh aparat keamanan pada  21 Mei 2021 lalu.

  Dimana  kala itu, pihak kampus melalui aparat keamanan telah membongkar dan mengambil paksa sebanyak enam unit asrama mahasiswa atau Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang terletak di Perumnas lll, Waena, dan membakar sejumlah barang penting milik mahasiswa di Rusunawa itu.

   Adapun aksi tersebut dilakukan tepat depan gapura pintu pintu kampus Uncen Perumnas III, Waena, Rabu (21/5) dengan menutup gerbang masuk kampus tersebut. Akibatnya aktivitas kampus mengalami terhambat kurang lebih lima jam lamanya.

Baca Juga :  Akademisi Sarankan Libatkan Masyarakat Untuk Pengawasan MBG

  Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi puluhan Aparat kepolisian dari Polresta Jayapura Kota bersiaga dengan peralatan lengkap selama aksi berlangsung. Suasana di lokasi pun saat aksi tanpak sedikit memanas dimana mahasiswa yang ingin berkuliah memaksa untuk masuk, namun masa aksi tetap ngotot menutupi gerbang.

  Kepada Cenderawasih Pos, Koordinator aksi Arius Siep (21) mengatakan aksi tersebut dilakukan untuk menuntut pihak kampus Uncen untuk menganti rugi atas apa yang dilakukan oleh aparat pada, 21 Mei 2021 lalu. Dimana aparat keamanan telah membongkar paksa sejumlah barang penting milik mahasiswa di Asrama Rusunawa.

    “Hari ini kami memperingati, hari pengusuran paksa pada waktu itu (21 Mei 2021) lalu yang dilakukan aparat keamanan terhadap kami di Asrama Rusunnawa. Dan kami mahasiswa masih mengungsi sampai dengan hari ini,” kata Arius Siep kepada Cenderawasih Pos di lokasi aksi, Rabu (21/5).

Baca Juga :  Pedagang Pindah di Jalan Baru

JAYAPURA – Ratusan mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) mengelar aksi demo menuntut pihak kampus untuk menganti rugi tindak kekerasan  yang dilakukan oleh aparat keamanan pada  21 Mei 2021 lalu.

  Dimana  kala itu, pihak kampus melalui aparat keamanan telah membongkar dan mengambil paksa sebanyak enam unit asrama mahasiswa atau Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang terletak di Perumnas lll, Waena, dan membakar sejumlah barang penting milik mahasiswa di Rusunawa itu.

   Adapun aksi tersebut dilakukan tepat depan gapura pintu pintu kampus Uncen Perumnas III, Waena, Rabu (21/5) dengan menutup gerbang masuk kampus tersebut. Akibatnya aktivitas kampus mengalami terhambat kurang lebih lima jam lamanya.

Baca Juga :  Insentif Tambahan BLT Rp 300 Ribu/Penerima Selama Tiga Bulan

  Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi puluhan Aparat kepolisian dari Polresta Jayapura Kota bersiaga dengan peralatan lengkap selama aksi berlangsung. Suasana di lokasi pun saat aksi tanpak sedikit memanas dimana mahasiswa yang ingin berkuliah memaksa untuk masuk, namun masa aksi tetap ngotot menutupi gerbang.

  Kepada Cenderawasih Pos, Koordinator aksi Arius Siep (21) mengatakan aksi tersebut dilakukan untuk menuntut pihak kampus Uncen untuk menganti rugi atas apa yang dilakukan oleh aparat pada, 21 Mei 2021 lalu. Dimana aparat keamanan telah membongkar paksa sejumlah barang penting milik mahasiswa di Asrama Rusunawa.

    “Hari ini kami memperingati, hari pengusuran paksa pada waktu itu (21 Mei 2021) lalu yang dilakukan aparat keamanan terhadap kami di Asrama Rusunnawa. Dan kami mahasiswa masih mengungsi sampai dengan hari ini,” kata Arius Siep kepada Cenderawasih Pos di lokasi aksi, Rabu (21/5).

Baca Juga :  Mahasiswa UMY Gugat Pasal UU Lalu Lintas ke MK

Berita Terbaru

Artikel Lainnya