Friday, April 4, 2025
31.7 C
Jayapura

Tulang Hitung Patah Dianiaya, Oknum Satpam Dipolisikan 

MERAUKE- Seorang oknum Satpam rumah sakit di Merauke berinisial BS (34) terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian Polres Merauke. Pasalnya, yang bersangkutan dilaporkan oleh Imelda M (32) karena melakukan penganiayaan terhadap pelapor.

Kasus penganiayaan ini terjadi  Selasa (23/04/2024) sekitar pukul 08.20 WIT, namun baru dilaporkan korban pada Sabtu (27/04/2024) sekitar pukul 13.45 WIT. 

Dengan hidung yang masih tertutup dengan perban rumah sakit, korban  mengungkapkan bahwa antara pelaku dan korban selama ini sudah tinggal serumah sebagai suami istri dengan 1 anak. Namun belum diikat baik secara agama maupun pemerintah.

‘’Kami belum nikah secara sah. Pelaku bekerja sebagai Satpam di RS Merauke selama ini,’’ katanya.

Baca Juga :  Belum Satupun Parpol yang Penuhi Syarat Usung Pasangan Cabub

Korban menjelaskan bahwa kasus penganiayaan yang terjadi di rumah sewa di Mandala  Merauke itu, bermula  saat korban yang sedang bersiap-siap untuk berangkat kerja dan meminta tolong kepada pelaku untuk menuangkan kaldu bubur yang sedang di masak oleh korban.

‘’Saya meminta tolong karena saya lihat jam sudah mau terlambat masuk kerja,’’ kata korban.    

MERAUKE- Seorang oknum Satpam rumah sakit di Merauke berinisial BS (34) terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian Polres Merauke. Pasalnya, yang bersangkutan dilaporkan oleh Imelda M (32) karena melakukan penganiayaan terhadap pelapor.

Kasus penganiayaan ini terjadi  Selasa (23/04/2024) sekitar pukul 08.20 WIT, namun baru dilaporkan korban pada Sabtu (27/04/2024) sekitar pukul 13.45 WIT. 

Dengan hidung yang masih tertutup dengan perban rumah sakit, korban  mengungkapkan bahwa antara pelaku dan korban selama ini sudah tinggal serumah sebagai suami istri dengan 1 anak. Namun belum diikat baik secara agama maupun pemerintah.

‘’Kami belum nikah secara sah. Pelaku bekerja sebagai Satpam di RS Merauke selama ini,’’ katanya.

Baca Juga :  Lakukan Pengamanan Isra Miraj di Sarmi

Korban menjelaskan bahwa kasus penganiayaan yang terjadi di rumah sewa di Mandala  Merauke itu, bermula  saat korban yang sedang bersiap-siap untuk berangkat kerja dan meminta tolong kepada pelaku untuk menuangkan kaldu bubur yang sedang di masak oleh korban.

‘’Saya meminta tolong karena saya lihat jam sudah mau terlambat masuk kerja,’’ kata korban.    

Berita Terbaru

Artikel Lainnya