Izak Pangemanan menyampaikan bahwa dari kebijakan pemerintah dan kebijakan Panglima TNI serta pak Kasad pihaknya di Kodam XVII Cenderawasih menindaklanjuti dengan menggelar pameran UMKM yang menghadirkan seluruh kodim maupun korem.
Setiap momen akan dilibatkan pelaku UMKM asli Papua masing-masing 10 pelaku usaha. Tujuannya, untuk membuka pasar bagi pelaku-pelaku UMKM khusus OAP yang ada di Kabupaten Merauke, sehingga diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan UMKM OAP tersebut.
Kepala Disperindagkop UKM Kota Jayapura Robert Awi, di Jayapura, Selasa, mengatakan para distributor juga telah menjadwalkan pengiriman bahan pangan ke daerah ini sebanyak dua kali dalam sebulan.
 Kolaborasi tersebut ditandai dengan Pemerintah Provinsi Papua bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menandatangani Nota Kesepahaman Tentang Kerjasama Pemanfaatan Anjungan Papua di TMII dalam pengelolaan budaya Papua Pegunungan.
Pameran UMKM yang digelar di areal PYCH jalan baru Abepura ini, Sabtu (27/1) kemarin secara resmi dibuka Wakil Kepala Badan Intelijen (BIN) RI, Letjen TNI, I Nyoman Cantiasa. Turut dihadiri Pemerintah Provinsi Papua, Pangdam XVII Cendrawasih, Pemkab Jayapura serta forkopimda.
 Dimana tahun 2024 ini, kata Anthonius, merupakan tahun indikasi geografis dan juga merek kolektif, sehingga pihaknya merancang di setiap Kabupaten/Kota di Papua akan didorong untuk mendaftarkan 5 merek personal dan 5 merek kolektif.
 Erick Rumlus menjelaskan, besarnya hibah yang diberikan antara Rp 10-40 juta sesuai dengan hasil verifikasi yang dilakukan oleh Tim Verifikasi saat turun ke lapangan apa yang dibutuhkan oleh kelompok usaha OAP tersebut. Hibah yang diberikan ini bersumber dari dana Otsus Kabupaten Merauke tahun 2023. Besarnya dana yang disiapkan untuk 100-an kelompok usaha tersebut, lanjut Erick Rumlus sebesar Rp 1,7 miliar. Â
Wadansatgas Pamtas Kewilayahan Yonif 125/SI’MBISA Kapten Inf Danil Supriatama yang ikut menyaksikan penyerahan modal usaha ini mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk cinta terhadap masyarakat di bidang ekonomi dan uang yang diberikan oleh pemerintah dapat di manfaatkan dengan baik untuk modal usaha.
 Risma menyampaikan bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan Kemensos dalam meningkatkan usaha dari pelaku UMKM yang adabdi Papua. Bahkan tidak hanya bantuan berupa uang tunai, tapi Kemensos akan membuka pelatihan management bagi kelompok UMKM di Papua. "Sehingga nantinya UKM ini bisa buka usaha dengan sekala yang lebih besar," tuturnya
PJ Gubernur Papua pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, SIP, MPA menyatakan pemerintah Provinsi Papua pegunungan harus membuat fondasi baru untuk rumah baru yang dikemas dalam acara bersama yaitu Papua Pegunungan Chrismas Week Festival (PPCW Fest), sebenarnya ini bukan acara pemerintah, tapi acara bersama.