“kita ingin mendengar masukan –masukan dari Stekholder yang ada sehingga masukan itu akan menjadi rekomendari kepada pemerintah daerah bakik Provinsi Papua pegunungan, Pemkab Jayawijayadan aparat TNI/Pori,”ungkapnya Sabtu (16/9) kemarin
“Jadi kemarin kami diminta oleh teman – teman TNI untuk ke TKP yang ada korban. Sebab saat di TKP ada barang – barang yang berkaitan dengan KKB,” jelas Kapolda Mathius Fakhiri di kantornya, Jumat (15/9/2023).
Kejadian ini benar adanya dimana pada hari yang sama, Kamis (15/9/2023) aparat gabungan TNI-Polri melakukan olah TKP dan mengevakuasi 5 jenazah tersebut. Kelimanya ditemukan tewas tergeletak di Kali Brasa Distrik Dekai.
Pernyataan Pangdam tersebut disiarkan secara live oleh Metro TV dan pada kesempatan itu pangdam menyampaikan bahwa kondisi Capt Phillip Mark Mehrtens dalam kondisi baik dan secara berkelanjutan pihak TNI terus melakukan komunikasi dengan semua pihak, baik para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda maupun tokoh perempuan
Dandim 1707/Merauke Bayu Kriswandito mengungkapkan, tradisi korps pindah satuan dilaksanakan untuk melepas anggota yang pindah satuan agar jiwa korsa dan cinta satuan Kodim 1707/Merauke yang selama ini terbentuk dapat terus tersimpan dihati dimanapun personel bertugas dan ditempatkan.
"Saya harapkan beberapa hari ini akan keluar berita terbaru yang akan membahagiakan kita semua," ucap Kapuspen TNI, Laksda Julius Widjojono kepada wartawan, Jumat (8/9) kemarin.
Sebab, kata dia, penggunaan kekerasan dalam upaya pembebasan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens dari tangan KKB hanya akan membawa kerugian bagi masyarakat.
"Besok saya akan ke Sorong karena pelantikan sekaligus sertijab dengan pejabat baru akan dilakukan di sana pada Rabu tanggal 6 September 2023," kata Danlantamal Gatot Mardiyono.
"Pembunuhan ini terjadi setelah dia diinterogasi mengenai tujuannya dalam perjalanan menuju ke Kuyawage, korban hendak mencari data pengungsi Nduga," ungkap Benny, Rabu (30/8).