Untuk menyiasati hilangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi kendaraan, pengelola Terminal Ekspo Waena kini mengandalkan sektor jasa dan sewa lahan. Berdasarkan informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos di lapangan, terdapat
Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan menara berkelir kuning dengan atap bertingkat. Sejumlah Angkot ini, sudah puluhan tahun menjadi sarana mobilitas warga, mul
Terminal kontainer Pelabuhan Merauke saat ini dinilai semakin padat. Ketua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Julians Charles Gomar menilai bahwa jika standar nasional ruang untuk kontainer tersebut maksimal terisi 75 persen, namun untuk
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan dan uji publik tersebut mengungkapkan, rapat ini untuk membahass analisis dampak lingkungan terhadap pembangunan terminal k
Kedatangan KSOP dan GM PT Pelindo Merauke bersama jajarannya menemui bupati Merauke tersebut terkait dengan semakin padatnya aktivitas bongkar muat kontrainer di terminal Pelabuhan Merauke. Apalagi Merauke dengan Program
Pantauan di lokasi, Terminal Entrop dipadati warga yang mendaftar dan bersiap diberangkatkan menggunakan bus gratis menuju sejumlah daerah tujuan. Mathius menjelaskan, pada keberangkatan perdana, sebanyak 57 penumpang di
rovinsi Papua Selatan khususnya Kabupaten Merauke yang telah ditetapkan sebagai Program Strategis Nasional (PSN) untuk pangan dan energi membuat arus barang yang masuk ke Pelabuhan Umum Merauke mengalami peningkatan yang
“Saya melihat area parkir dan penumpang sudah diaspal, tapi masih ada genangan air di beberapa titik. Saya sudah minta pihak ketiga untuk segera memperbaikinya agar tidak mengganggu aktivitas di terminal,” ujarnya.
Keberadaan angkot di area tersebut dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan merusak keindahan wajah kota. Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menegaskan bahwa area Taman Imbi bukan merupakan lokasi parkir mau
Menurut Sitorus, pekerjaan tersebut baru saja selesai dilelang, dan akan mulai dikerjakan dalam waktu dekat. "Targetnya 90-210 hari, dengan anggaran kurang lebih Rp 1,3 Miliar," ungkapnya.