- Advertisement -spot_img

TAG

SENTANI

Ditebang Dilihat Usia dan Besarnya, Mengolahnya Butuh Waktu Sampai Seminggu

Mama Yosephina mengaku, pohon sagu yang ia tebang kali ini usianya sudah sekitar 15 tahun sehingga secara ukuran dan hasilnya juga banyak. Untuk satu pohon sagu ia mengaku bisa olah menjadi sagu sekira 100 kg atau 10 sak beras ukuran 10 kg.

Makin Bersemangat Usai Dikunjungi Kapolda

Terlihat perubahan positif pada peserta didik Gabus dimana para murid tampak lebih rapi dan bersemangat dalam proses belajar. Meja belajar dan alat tulis baru yang digunakan anak-anak juga menjadi motivasi baru  untuk belajar lebih giat.

Parson : Dana Otsus Harus Digunakan untuk Kesejahteraan OAP

Parson mengatakan, dana Otsus dicairkan dalam tiga tahap. Setelah dicairkan  tahap satu  sebesar 30 persen,  nanti di tahap dua 45 persen dan tahap tiga 25 persen.  Diharapkan semua dana Otsus yang sudah dicairkan dapat dibuat dengan baik sistem pelaporan surat pertanggung jawabannya, karena bisa membantu Pemkab Jayapura dalam pemberian dana Otsus ke depan.

Fasilitas dan Sarpras Kantor Dukcapil Terus Ditingkatkan

Herald mengatakan, dengan adanya ruangan baru tersebut, setidaknya bisa menampung masyarakat yang datang mengurus Adminduk bisa sampai puluhan atau ratusan orang dan masyarakat atau pengunjung bisa lebih nyaman, jika dibanding sebelumnya tidak adanya ruangan yang memadai,  karena kapasitas ruangan dulunya untuk pelayanan Adminduk sempit, tapi kini ruangannya sudah luas tinggal  melengkapi fasilitasnya saja.

Gubernur Tetapkan  Status Darurat Wabah ASF

   Kepala Dinas Kominfo, Jeri Agus Yudianto, mengatakan untuk mengantisipasi penyebarannya di wilayah Papua. Diperlukan penanganan atau tindakan darurat bencana yang ditetapkan melalui surat keputusan Gubenur Papua Nomor:  188.4/143 Tahun 2024 tentang penetapkan status keadaan darurat wabah penyakit ASF di Provinsi Papua.

Anggap Tidak Ada, Peternak Abaikan Ancaman ASF

  Tidak banyak komentar terkait dengan hal itu, namun ia tetap mengharapkan pemerintah untuk berkerja lebih keras lagi untuk mengantisipasi virus ASF terjadi di Kota Jayapura. Untuk saat ini penyebaran Virus ASF belum ada tanda-tanda pada ternak Babi di Kota Jayapura.

Realisasi Program Fisik Capai 35 Persen, Penyerapan Keuangan 45 Persen

Dijelaskan, pekerjaan fisik sebelum dikerjakan, maka harus  dilakukan pelelangan terlebih dahulu dan saat ini semua harus dilakukan melalui aplikasi SIPD,     yang mana tujuannya demi tata kelola pemerintahan yang baik dan dalam penginputan diaplikasi SIPD ini dilakukan satu pintu harus selesai semua, namun belum maksimal diterapkan, sehingga Pemkab melakukan secara manual.

Adanya Virus ASF Peternak Resah, Harga Jual Babi Jatuh

Bagaimana tidak,  adanya kasus tersebut harga babi sekarang turun signifikan, karena permintaan dari konsumen turun. Bahwa peternak yang mau menjual babinya juga sulit, karena pedagang jarang ada yang mau, bahkan permintaan dari konsumen berkurang.

Dukcapil Jemput Bola Layani Masyarakat Urus Adminduk

Dijelaskan, untuk layanan Adminduk yang diberikan kepada masyarakat langsung di kampung ada di Distrik Airu. Nanti akan dilaksanakan pada saat penutupan TMMD 2024 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Disbudpar Kab. Jayapura Gelar Tes Putra Putri FDS Ke-XIV 2024

Ted Mokay menjelaskan, bagi peserta yang mengikuti tes untuk menjadi putra-putri FDS Ke-XIV tahun 2024 harus mengikutinya dengan baik. Tunjukkan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki masing-masing peserta karena untuk pemilihan putra-putri FDS baru kali pertama dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura.

Latest news

- Advertisement -spot_img