Korban terpeleset dan mengalami cedera pada bagian tungkai atas sehingga tidak mampu melanjutkan perjalanan. Rekan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Jayapura. Laporan diterima pada pukul 17.30 WI
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, Wagianto, menjelaskan upaya pencarian telah dilakukan oleh keluarga dan masyarakat serta Tim SAR gabungan yang ada di Asmat setelah menerima laporan, Sabtu pagi. Namun, ko
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Rusdi kepada wartawan di Merauke mengungkapkan, pencarian terhadap korban tersebut diperluas setelah 2 hari pencarian namun masih tetap nihil.
Korban diduga tenggelam akibat kelelahan saat berenang di sekitar Dermaga Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel. Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Darmawan mengatakan, pihaknya menerima laporan beberapa saat ke
Dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika I Wayan Suyatna, mengatakan bahwa informasi tersebut dilaporkan kepada petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika.
Menurut Semianus, pemerintah kabupaten telah menurunkan tim dari keluarga korban ke lokasi, namun kondisi medan yang berat dan banyaknya pos aparat membuat mereka tak nyaman sehingga proses pencarian 23 Korban terhambat.
Penemuan jasad tersebut pertama kali dilaporkan oleh Moses Tembua (27), warga Kampung Nggolar, sekitar pukul 07.15 WIT. Saat itu, Moses bersama adiknya, Yohakim, sedang memeriksa jaring ikan yang mereka pasang di kali. K
"Korban berangkat dari Kampung Kendate sekitar pukul 03.00 WIT untuk memancing. Namun hingga pagi hari, korban tidak kembali. Rekannya menemukan perahu korban masih menyala, tetapi korban tidak ada di tempat," jelas Anto
‘’Dalam laporannya, Felix menceritakan bahwa seorang anak bernama Dionysius Rumatora, laki-laki berumur 4 tahun, kemarin pagi setelah diantar ke sekolah oleh ibunya di PAUD kampung Kumbe, terlihat oleh saksi mata tampak
Namun sayang, saat giliran melompat ini Falen Rate (20) dan rekannya Anugrah Pakiding terseret ombak. Falen adalah warga Komplek Jaya Asri Entrop, Kota Jayapura. Ia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jenazahnya sud