Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono saat dihubungi dari Nabire, Senin, mengatakan patroli gabungan tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi tindak kriminal maupun aksi premanisme sekaligus memberikan rasa aman kepad
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab dalam pengawasan kendaraanyang mengisi BBM ini ini sudah dilakukan razia oleh Dinas Perhubungan darat didampingi Polres J
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia alat tajam di 4 pasar yang ada dalam kota tersebut, seperti pasar Wouma, Sinakma, Potikelek dan Pasar Baru (Jibama) dengan regu patrol
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan konsumen dilakukan selain melakukan pengawasan terhadap barang -barang yang tidak layak edar atau yang sudah kedarluarsa
Razia dimulai sekira pukul 12.30 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Merauke Ipda M. Zein F.I, bersama Katim Opsnal Aiptu Ariyanto, dan anggotanya dengan menyasar sejumlah titik yang diduga menjad
Kepala Dishub Kota Jayapura, Justin Sitorus, mengungkapkan bahwa banyak kendaraan, khususnya angkutan barang dan penumpang, masih menghindari kewajiban tersebut. Padahal, uji KIR merupakan syarat penting untuk memastikan
Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian, menegaskan bahwa kegiatan razia miras bukanlah hal baru, melainkan agenda rutin yang dilaksanakan setiap menjelang dan selama hari-hari besar keagamaan, termasuk R
Pasalnya, saat kedatangan kapal, mereka kerap mengambil tindakan berbahaya dengan memanjat ke atas kapal saat kapal belum sepenuhnya sandar di dermaga. Lebih parahnya lagi, banyak penumpang yang mengaku mendapat perlakua
Kegiatan ini difokuskan pada upaya edukasi, peneguran, serta penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.
Kegiatan dihadiri Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Papua AKBP
Ketua DPRK Jayawijaya Lucky Wuka, S.Pi, M.Si menyatakan penempatan personil di pintu masuk menuju Kota Wamena untuk kendaraan yang masuk dari Jayapura, dinilai cukup baik, namun razia ini harus dilakukan sesering mungkin
Penggerebekan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Merauke Kota AKP Susanto Bakri, S.H., setelah menerima laporan masyarakat terkait adanya sekelompok remaja yang diduga mengonsumsi minuman keras di lokasi tersebut.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.Kp menyatakan terkait dengan maraknya peredaran miras di Kota Wamena yang kian meresahkan maka pemerintah harus mengambil langkah untuk melakukan penertiban baik itu minuman
Razia yang dimulai sejak sore hingga malam hari tersebut menyasar sejumlah lokasi diantaranya jalan Biangkuk, jalan Tanjung Kelapa, Gang Felubun, dan Gang Tidore yang diduga menjadi tempat produksi dan jual beli miras lo
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan personel maupun perlengkapan dalam pelaksanaan Operasi Lilin Cartenz 2025.
Kegiatan razia tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Sarmi, AKP Riyanto, dengan melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan. Dalam pelaksanaannya, personel dibagi ke dalam dua kelompok yang masing-masing
Kapolsek Okaba Ipda Wilustono menjelaskan, maksud dan tujuan Razia ini dilakukan yakni untuk menekan peredaran minuman keras lokal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona mengatakan kegiatan ini diawali dengan apel persiapan yang dipimpin oleh Kasi Propam Iptu Yongkie Rumte Ateng, selaku Perwira Pengawas (Pawas), bertempat di Mako Polres Mimika pada
Iptu Hempy mengatakan bahwa razia ini dilakukan sebagai langkah antisipasi pasca serangkaian aksi pembunuhan yang terjadi di Kabupaten Mimika. Lanjutnya, pemeriksaan ini juga merupakan atensi langsung dari Kapolres Mimik
Sosialisasi digelar secara bertahap ini dilakukan di sejumlah titik strategis wilayah Kota Jayapura. Kegiatan diketahui menyasar pengemudi truk barang, pemilik perusahaan angkutan, hingga petugas operasional pelabuhan.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas berhasil mengamankan 157,5 liter minuman keras jenis sopi yang dikemas dalam kemasan botol hingga kemasan plastik bening dan jerigen. Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Polsek
AKP Henri menyebtkan bahwa kegiatan razia itu dilaksanakan bersama Polsek Kwamki Narama dan berlangsung pada Rabu, 29 Oktober 2025. Dikatakan bahwa razia tersebut dilaksanakan mulai pagi hingga sore hari untuk mengantisi
Razia diawali dengan apel gabungan di Pasar Sentral Mararena. Usai apel, tim dibagi menjadi empat kelompok dan menyasar sejumlah titik rawan, antara lain Kampung Sarmi Kota,Tafarewar, Kampung Neidam Sawar, dan Kelurahan
Tak hanya melakukan razia sajam, kata Kapolsek pihaknya juga akan melakukan patroli guna menyambangi masyarakat setempat untuk memberikan imbauan tentang keamanan dan ketertiban. “Sambang masyarakat ini kita imbau untuk
Mahkota yang dianggap sakral karena hanya boleh digunakan oleh seorang ondoafi sebagai tanda kebesarannya itu dimusnahkan dengan cara dibakar. Ini yang diprotes warga. "Ini sudah kelewatan, kenapa harus dibakar? Itu dipa
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kasat Reskrim AKP Anugrah Sari Dharmawan yang memimpin pengmanan dan operasi tersebut mengungkapkan alat tajam yang berhasil diamankan yakni 9 bilah parang, 2 kampak, 5 pisau,
Kegiatan razia dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Keerom Kompol Agus Tianto, didampingi oleh Juru Muda Hanna Sinurat selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Jayapura.
Menurutnya untuk sajam yang didapatkan seperti 29 bilah Parang, 19 bilah Pisau, 2 Bilah Samurai, 2 Buah Katapel, 1 Pucuk Senapan Angin, semua barang bukti langsung diamankan di Polres Jayawijaya, selang waktu beberapa ja
Razia ini melibatkan tim Kanwil Ditjenpas Papua, personel Polres Jayapura, serta pejabat dan staf Lapas Narkotika Jayapura. Herman mengatakan, penggeledahan dilakukan secara menyeluruh diseluruh kamar hunian warga binaan
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satria Bimantara razia, S.IK menyatakan patroli dan razia gabungan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 10.45 Wit tersebut dipimpin langsung oleh Kabag ops polres Jayawijaya
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satria Bimantara, S.IK menyatakan razia gabungan dalam rangka harkamtibmas antisipasi dampak kerusuhan di kabupaten Yalimo, diawali dengan patroli gabungan menggunakan 2 Unit tru
Hasil razia tidak ditemukan sajam, miras, narkotika, atribut terlarang maupun indikasi mobilisasi massa. Justru satu orang pria dalam pengaruh miras yang diduga melakukan pengancaman dan tindakan asusila terhadap seorang
Dalam razia tersebut, polisi berhasil mengamankan tiga orang terduga penjual miras. FIT (38) dan DW (35) ditangkap di rumah mereka di Kampung Yuwanain dengan sejumlah karton botol miras. Sementara itu, seorang pria berin
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, melalui Kasat ResNarkoba, Ipda Daniel Zeth Rumpaidus, bersama delapan anggota lainnya memulai patroli malam dan pemeriksaan urine tersebut mulai pukul 23.00 WIT. Mereka bergerak menuj
Kombes Fredrickus juga menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas di tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat 36 kasus kecelakaan sepanjang tahun 2025, sementara pada tahun 2024 hanya
Kegiatan yang merupakan bagian dari Operasi Cipta Kondisi ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan penyalahgunaan narkoba d
Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Pada hari ke 13 operasi ini, sasaran utama adalah kendaraan roda enam, roda empat dan roda dua yang melakukan pelanggar
Operasi yang berlangsung di depan Kantor Satuan Lalu Lintas Polres Merauke dengan melibatkan personil dari Satuan Lalu Lintas Polres Merauke, Bapenda Kabupaten Merauke, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke ini berhasi
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui KJasi Propam Ipda Sabir mengatakan, razia kendaraan bermotor dan kelengkapan surat berkendara bagi personel Polri ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan berkendara para
‘’Minggu depan kita akan mulai melakukan penertiban untuk tempat-tempat yang dicurigai dan dijadikan tempat yang melanggar norma sosial masyarakat,’’ kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten
Dari hasil pemeriksaan, sedikitnya 13 pelanggaran berhasil ditemukan. Jenis pelanggaran yang dilakukan bervariasi, mulai dari penggunaan knalpot tidak standar, tidak membawa surat-surat kendaraan, tidak menggunakan kaca
"Tim Terpadu ini sudah mulai bergerak untuk melakukan penertiban di segala bentuk kekerasan dan kejahatan di kota ini," ujar Abisai Rollo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di kantor walikota, Senin (23/6).
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satria Bimantara, S.IK menyatakan Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI dan Polri dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di sejumlah titik rawan di
Warga menilai razia yang dilakukan aparat keamanan ini membuat masyarakat tidak nyaman dalam melakukan aktifitas, akan tetapi apabila dilihat sebelum adanya serangkaian kejadian penembakan di wilayah Jayawijaya, razia se
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satria Bimantara, S.IK menyatakan hampir setiap hari aparat gabungan TNI/Polri tergelar dilapangan tujuannya tak lain dan tak bukan adalah menjamin keamanan masyarakat dalam bera
Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Arh Reza Ch. A. Mamoribo, S.E, M.Han menyampaikan bahwa patroli gabungan ini merupakan bentuk komitmen bersama antara TNI, Polri, dan Brimob dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat dala
Kasat Reskrim Polres Sarmi, AKP Heryandi, mengungkapkan bahwa pelaku RD merupakan calon menantu dari korban. Dugaan kuat, RD melakukan penganiayaan berat terhadap calon istrinya dan kedua orang tua calon istrinya denga
Bupati Jayawijaya Athenius Murib, SH, MH menyatakan, program dari pemerintah pusat ini membutuhan bahan baku yang begitu banyak, seperti Ikan, Ayam, telur, sayur -saturan , umbi -umban yang jumlahnya sangat fantastis, co
Razia yang dipimpin oleh Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Moh. Akbar, ini berhasil menjaring 32 pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran. Sebagian besar pelanggar adalah remaja yang tidak hanya melakukan aksi ugal-ugalan seperti freestyle atau mengangkat ban, tetapi juga berkendara tanpa menggunakan helm serta melanggar aturan lalu lintas lainnya.
Aparat keamanan nampaknya tak mau Puncak Jaya "menyala" lagi sehingga razia besar-besaran dilakukan dan dipimpin langsung Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare didampingi Pj Bupati Puncak Jaya, Yopi Murib bersama tiga perwira menengah Pamatwil Polda Papua Tengah, Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, Dandim 1714 Puncak Jaya Letkol Inf Irawan Setya Kusuma.
Sebanyak 400 personel gabungan TNI-Polri yang terdiri atas prajurit dari Kodim 1714/Puncak Jaya, Polres Puncak Jaya, Satgas Yonif Raider 715/MTL, Satgas Yonif Raider 112/DJ, Brimob Yon B dan Yon C Polda Papua BKO Puncak Jaya, Satgas Mandala V, Kopasgat, dan Satgas ODC melaksanakan patroli sweeping jalan kaki di seputaran Kota Mulia.
Selain melaksanakan patroli, Polisi juga melakukan razia dengan sasaran orang yang membawa senjata tajam, minuman keras, orang yang dalam keadaan mabuk karena pengaruh minuman keras dan barang terlarang lainnya untuk menciptakan kondisi kota Merauke agar tetap aman dan kondusif. Dan pelaksanaan razia diantaranya dilakukan dipertigaan jalan Trikora-Jalan Polder Kodim serta beberapa tempat lainnya.
Sebanyak 96 pengendara terjaring dalam operasi ini karena melanggar aturan lalu lintas. Bahkan tiga unit sepeda motor diantaranya turut ditahan lantaran menggunakan knalpot brong, sementara 93 kendaraan lainnya dikembalikan setelah pengendaranya diberikan teguran serta edukasi tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Robertus Rengil, menjelaskan Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, serta meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya.
Dari pantauan Cenderawasih Pos, razia ini membuat sejumlah pengendara yang kendaraannya tidak lengkap atau tidak menggunakan helm memilih menghindar. Mereka bahkan nekat bermain kucing-kucingan dengan petugas. Beberapa pengendara terlihat bersembunyi di turunan Jalan Kalam Kudus dan sekitar jembatan samping Bank Papua untuk menghindari razia.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, S.IK menyatakanpihaknya telah menutup pelaksanaan olerasi Lilin Cartenz yang diperuntukan untuk pengamanan natal dan tahun baru kemarin dimana yang menjadi fokus darioperasi tersebut adalah pelayanan dan pengamanan yang telah dilakukan selama 14 hari kemarin.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasi Humas Ipda M Suryanto menyatakan dalam rangka menjaga Sitkamtibmas di akhir Tahun, Polres Jayawijaya menggelar razia terhadap minuman keras dan senjata tajam, Razia dilaksanakan di perbatasan Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Yalimo guna mencegah masuknya minuman keras serta di seputaran Kota Wamena.
Kapolres Jayawijaya melalui Plt. Kasi Humas Ipda M. Suryanto menyatakan bahwa pelaku pemilik minuman keras tersebut diketahui berinisial LP (32) dimana saat ini yang bersangkutan sedang berada diluar daerah namun tetap mengendalikan bisnis miras tersebut di Kota Wamena
Menurut Ipda Agung, razia tersebut hanya berlangsung satu jam saja yakni mulai pukul 22.00 WIT hingga pukul 23.00 WIT dalam suasana tertib dan aman terkendali. Razia yang digelar Polresta ini menyasar pada minuman keras (miras), senjata tajam (sajam), narkoba, serta barang-barang terlarang lainnya.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kapolsek Nimbokrang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi (Cipkon) untuk memastikan perayaan hari besar keagamaan dapat berlangsung dengan aman dan tertib. "Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru. Razia ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan," ujar Kapolsek.
Dalam rincian penindakan, Polresta Jayapura kota mencatat beberapa kategori pelanggaran: tidak menggunakan helm 535 Pelanggar, Kendaraan knalpot brong 31 Pelanggar, kendaraan tidak dipasangi nopol/Nopol Palsu 72 Pelanggar dan tidak gunakan safety belt 29 pelanggar
Ipda Suryanto juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membawa alat tajam pada saat berpergian atau jalan-jalan ke kota karena dapat membahayakan orang lain maupun diri sendiri.
Pelaksanaan Operasi Zebra Cartenz 2024 oleh Polresta Jayapura Kota telah memasuki hari ke-5 pada Jumat, 18 Oktober 2024. Kegiatan ini semakin gencar dilakukan dengan fokus utama mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas serta melakukan penindakan terhadap pengendara yang melanggar hukum.
Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan 10 kendaraan roda dua yang tidak sesuai spesifikasi. Selain itu, tim juga memberikan penyuluhan dan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat pengguna jalan.
Operasi Cipta Kondisi ini bertempat di halaman kantor BKPP Kota Jayapura, tepatnya di depan Supermaket Mega Waena yang dipimpin oleh Wadir Sabhara Polda Papua, AKBP Adiono Dwi Waluyo, didampingi oleh Kompol Doni Cancero.
Dalam Razia, ini Tim yang dipimpin Ps. Panit 2 Ipda Dito Ashari Ilmuwanto, di dampingi Ps. Panit 3 Ipda Thomas Melkisedek Koimera menemukan adanya dua kendaraan dengan tangki rakitan di SPBU Nagoya. Mobil dengan tangki rakitan ini diduga digunakan untuk pengetapan atau pengisian ulang BBM Bio Solar dengan barcode ganda.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK menyatakan semua barang bukti berupa sajam berbagai jenis, miras dan katapel merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan sejak 5 sampai dengan 17 Agustus ini diperoleh dari beberapa tempat atau titik tertentu yang memang marak membawa sajam, dari masyarakat yang beraktifitas ditempat tersebut.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK Dalam rangka menekan angka kriminalitas, Polres Jayawijaya mulai intensifkan kegiatan razia senjata tajam di Kota Wamena. Dimana pihaknya saat ini telah menggencarkan pelaksanaan patroli maupun razia guna meminimalisir terjadinya tindak pidana di Kota Wamena.
Patroli dan razia ini menyasar pada alat tajam termasuk miras yang sering menimbulkan masalah dan keresahan. Kapolres Jayawijaya melalui Plt. Kasi Humas Ipda M. Suryanto menjelaskan bahwa ini untuk mencegah terjadinya tindak pidana di Kota Wamena.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kaur Bin Ops Satlantas Iptu Purwantoro mengungkapkan bahwa selama operasi berlangsung tersebut tercatat 240 pelanggar ditilang, baik roda dua maupun roda empat, namun didominasi kendaraan roda dua.
“Dari 52 pelanggar dalam razia tersebut semuanya diberikan sanksi Teguran Lisan yaitu kendaraan R2 sebanyak 31 kendaraan, R4 sebanyak 10 kendaraan, kendaraan R6 sebanyak 11 kendaraan,” ungkapnya.
Sebelum pelaksanaan apel pagi, seluruh personel tanpa terkecuali harus menjalani pemeriksaan Propam Polres Jayapura. Adapun sasaran pemeriksaan tersebut adalah kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor dan kelengkapan kendaraan.
Meski kondisi saat dilakukan sweeping dalam keadaan rintik hujan namun anggota yang diturunkan tetap menjalankan sesuai waktu yang ditentukan. Sebanyak 24 pengendara yang melanggar tersebut diantaranya, 20 pelanggar tidak gunakan helm, 2 pengendara roda empat yang gunakan kenalpot brong/bising dan dua lainnya karena tidak gunakan sabuk pengaman.
Tidak hanya itu adapun upaya-upaya yang dilakukan Polresta Jayapura yang Kompol Dian sebutkan ialah untuk menekankan kecelakaan, termasuk upaya untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas di masyarakat.
Operasi patuh ini dilaksanakan secara terpusat di 38 Polda jajaran selama 14 hari terhitung 15 Juli – 28 Juli 2024. Untuk Polda Papua sendiri melibatkan 423 personil Polda Papua dan jajaran. Fakhiri menyampaikan bahwa meski operasi patuh ini lebih meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat namun secara pelaksanaan semua harus dilakukan dengan cara preemtiv, preventif dengan mengedepankan kegiatan edukatif, persuasive dan simpatik serta humanis.
Menanggapi hal itu Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Abepura Sulistyo Wibowo mengatakan untuk lapas Abepura, pihaknya berkomitmen memberantas peredaran narkotika, serta barang-barang terlarang lainya.
Kapolsubsektor Erambu Aipda Andi Baso, bahwa sasaran patrol;i dan razia minuman keras lokal tersebut adalah Kampung Toray dan Erambu karena hasil penyelidikan masih ditemui orang mabuk karena Miras.
Pasalnya dari kendaraan roda dua yang disita dengan jumlah seratus lebih ternyata sangat sedikit yang datang untuk mengurus untuk mengeluarkan motor tersebut. Lebih banyak yang membiarkan seolah – olah tidak ada masalah.
Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Mohamad Dafi Bastomi menyampaikan kepada anggotanya tentang hal-hal yang menjadi pemicu permasalahan akibat dari Judi Online yaitu mulai dari masalah keuangan, gangguan psikologis ataupun mental hingga dapat meluas ke gangguan kamtibmas.
Ia menyebut kebanyakan yang ikut dalam konvoi tidak memenuhi standart keselamatan di jalan. Mulai dari menggunakan knalpot brong, tidak menggunakan helm dan euphoria berlebihan yang cenderung tidak memperhatikan keselamatan.
"Razia tersebut dalam rangka hari anti narkoba internasional, ada beberapa tempat hiburan malam yang disasar diantaranya, cafe, Bar dan lainnya, yang ada di Kota Jayapura," kata Kasman.
Razia Miras kali ini sasarannya di Kampung Kuler, Distrik Naukenjerai. Razia dipimpin langsung Kapolsek Naukenjerai Iptu J. Sitanggang. Alhasil, Polsek Naukenjerai berhasil mengamankan ratusan liter Miras lokal yag terdiri dari Miras lokal kurang lebih 240 liter baik Saguer maupun Sopi
Disini kata Dian, pihaknya kembali mengingatkan untuk pemilik kendaraan bisa lebih peduli. Pasalnya kendaraan yang dicuri tak sedikit karena kelalaian. Hanya mengunci stang kemudian membiarkan begitu saja.
"Kegiatan razia ini dilaksanakan dalam rangka menjaga stabilitas Kamtibmas di Kota Wamena. Selain itu, dengan adanya razia ini diharapkan dapat mencegah niat dan kesempatan bagi para pelaku kejahatan dalam melakukan aksinya," ujar Ipda M. Suryanto.
Kapolres Jayawijaya melalui Plt. Kasi Humas Ipda M. Suryanto menyatakan bahwa dalam razia yang dilaksanakan kurang lebih selama satu jam tersebut pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 2 bilah parang, 7 bilah pisau, 1 bilah gunting dan 1 buah kartafel.
"razia terhadap pembawaan sajam dalam kota Wamena dalam rangka menjaga stabilitas Kamtibmas di Kota Wamena, sehingga Polres Jayawijaya rutin menggelar kegiatan kepolisian yang ditingkatkan berupa patroli dan razia."ungkapnya saat ditemui di Polres Jayawijaya
"Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap harinya demi menjaga stabilitas Kamtibmas di Kabupaten Jayawijaya tetap kondusif. Selain itu terkait masih banyaknya masyarakat yang membawa alat tajam di Kota Wamena kami juga terus memberikan himbauan kepada masyarakat karena hal tersebut sering memicu terjadinya tindak pidana," bebernya
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya melalui Kasat Lantas, AKP Novindrani Gultom kepada awak media, mengatakan, razia yang ditingkatkan (KRYD) ini adalah wujud kepedulian Polri dalam menekan pelanggaran lalu lintas, mencegah terjadinya lakalantas dan memberi kesadaran dan efek jera kepada para pelanggar lalu lintas.
Kasat menjelaskan bahwa saat pihaknya menggeledah rumah tersebut, kondisi di TKP dalam keadaan kosong dan untuk pemilik rumah masih dalam penyelidikan lebih lanjut, sehingga pihaknya telah meminta keterangan dari beberapa saksi guna mencari pelaku pembuat miras tersebut.
Kegiatan razia dipimpin Kasat Samapta, Iptu Budiman Sianturi bersama seluruhanggota yang melaksanakan piket disatuan fungsi masing-masing. Pada saat mengambil apel pengecekan personel Kasat Samapta menjelaskan bahwa razia dilakukan secara humanis dan sesuai SOP.
Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih dalam hal ini Kasat Lantas AKP Lamasi menjelaskan bahwa ada beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara yaitu tidak menggunakan plat nomor kendaraan sebanyak 16 unit, 5 pengendara tidak memakai helm dan diberikan teguran kepada 35 pengendara.
Dikatakan meski ditindak tegas, namun peredaran knalpot brong di wilayah Abepura ini masih cukup marak. Hal ini terjadi karena masyarakat dengan mudah membrlinya melalui penjualan online.
Dari hasil razia yang dilakukan tersebut, sedikitnya 40 pelanggar terjaring yang terdiri dari sanksi teguran lisan kepada 30 pengendara sementara sanksi tilang 10 pelanggar dengan rincian untuk kendaraan roda dua nihil, roda empat 8 pelanggar dan kendaraan roda enam sebanyak 2 pelanggar.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK melalui Kasi Propam Polres Merauke AKP Irwanto Syawal, SH, razia kendaraan milik anggota Polres Merauke dilaksanakan secara rutin sebagai wujud penertiban dan pembinaan terhadap anggota Polri, untuk memberi kesadaran menggunakan kendaraan dan memberikan efek jera kepada para anggota yang pelanggar.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya, SH, SIK melalui Kasat Lantas Polres Merauke AKP Novindrani Gutom, SIK,MH mengungkapkan, operasi ini dimulai dari pukul 08.10-08.50 WIT sebagai wujud kepedulian Polri dalam menekan pelanggaran, mencegah terjadinya Laka Lantas dan memberi kesadaran dan efek jera kepada para pelanggar lalu lintas.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Samapta Polres Jayawijaya Iptu Samuel Lasarus Werinussa menyatakan jika dalam razia tersebut melibatkan personel BKO Brimob guna melakukan razia terhadap masyarakat yang masih membawa alat tajam dan miras
Razia tersebut dilaksanakan di tempat-tempat keramaian seperti di area Pasar Potikelek, Jalan Sulawesi hingga di areal Mall Wamena guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktifitas khususnya di bulan ramadhan banyak masyarakat yang berbelanja pada sore hari.
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, Kompol Dian Novita Pietersz mengungkapkan bahwa Operasi Keselamatan Cartenz 2024 dipastikan akan lebih intens dilakukan dengan lokasi random.
Jalur Jembatan Yotefa nampaknya benar-benar menarik perhatian bagi anak – anak remaja untuk mengeskplor kebiasaan balapan liar. Ini terbukti meski berada di bulan Ramadhan ternyata tidak menyurutkan niat untuk tetap berkumpul dan melakukan balapan liar.
Kapolsek Abepura AKP. Soeparmanto menyampaikan pihaknya telah menindaklanjuti instruksi Wali Kota Jayapura terkait larang/pembatasan penjualan minuman keras (Miras) selama Pemilu.
Kasie Humas Polresta Jayapura Kota AKP Muh. Anwar ketika dikonfirmasi mengatakan, kegiatan razia ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah Kota Jayapura.