Pemberlakukan QRIS untuk pembayaran retribusi parkir dari masyarakat ke juru parkir memang sudah mulai diterapkan di Kota Jayapura . Namun, di balik semangat modernisasi itu, selalu ada cerita lain di lapangan—cerita ten
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan pemblokiran tersebut dilakukan hingga akhir November 2025 karena barcode QR tersebut terindikasi terlibat dalam berbagai pel
“Peluncuran digitalisasi pembayaran retribusi daerah hari ini bukti nyata implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), sebagaimana diamanatkan dalam Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2021 serta Permend
 Regional CEO Bank Mandiri Region XII Papua Antonius Budi Setiawan menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk sinergi antara Bank Mandiri dan pelaku ritel lokal dalam meningkatkan aktivitas transaksi di Mal Jayapura
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC)Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan sebagai DOB yang baru pemerintah sudah bisa mengimplementasikan udang -undang dan peraturan pemerintah tentang sistem barcode, ini diberlakukan untuk mene
Menurutnya, kebijakan ini merupakan inovasi positif dalam mendukung tata kelola pelayanan publik yang modern dan transparan. “Ini langkah maju dalam pelayanan di birokrasi pemerintahan. Penerapan sistem digital seperti Q
Langkah ini menjadi upaya strategis Pemkot Jayapura dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Main Hall Kantor Wali Ko
"Daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) seperti Mamberamo Tengah, Puncak, dan Nduga masih memiliki jaringan telekomunikasi yang sangat terbatas. Hal ini menyebabkan masyarakat di daerah tersebut kesulitan dalam me
Ketua MUI Papua, Saiful Islam Al Payage mengatakan, penggunaan QRIS di masjid memiliki beberapa manfaat di antaranya mudah dan cepat, memungkinkan jamaah untuk melakukan donasi atau pembayaran zakat, infak dan sedekah.
Hal itu menurut Widi terlihat dari tingkat kunjungan harian, yang memang mengalami pasang surut, terlebih saat pertengahan pelaksanaan Pasar Digital. Meski hanya pada angka 400 juta, Widi mengatakan, transaski total dari offline dan online bisa mencapai total hampir 5 miliar.
Salah satu petugas SPBU Entrop, Aldi mengaku sudah diarahkan untuk mengisi kendaraan yang memiliki barcode. Jika tidak, maka pemilik kendaraan hanya boleh mengisi 10 liter. Sekaligus juga mengarahkan ke pemilik kendaraan untuk melakukan pendaftaran barcode yang akan dibantu petugas.
Executive General manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Sunardi menjelaskan, seperti aturan Menteri ESDM yang mengatur penggunaan Pertalite BBM subsidi harus menggunakan Barcode atau QR-Code.
Diakuinya, data pendaftar yang telah masuk ke sistem akan diverifikasi oleh AI dan dicocokkan dengan data Korlantas. Namun, saat data yang diunggah oleh pendaftar tidak terbaca, maka AI tidak bisa memproses data tersebut, dan verifikasi dialihkan menjadi proses manual.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun dengan tegas menyatakan, penggunaan QR Code dilakukan untuk meminimalisir penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Faturachman, mengatakan hingga Juli 2024, volume transaksi QRIS di Papua tercatat 8.018.990 atau mencapai 275 persen dari target tahun 2024 ini.
Seperti yang disampaikan Kepala Tim Implementasi Kebijakan SP (Sistem Pembayaran) BI Papua, Rama Kharismawan Purnama Putra bahwa Bank Indonesia memiliki tugas mendorong percepatan penggunaan transaksi non tunai, melalui QRIS.
Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Tommy Andreas menjelaskan, transaksi penggunaan QRIS di Papua dari 4 provinsi yang ada tercatat mengalami kenaikan dua kali lipat dari target yang telah ditentukan.
Bank Indonesia bersama dengan Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia)galakan peningkatan penggunaan uang non tunai di masyarakat. Ketua Aprindo Papua, Harris Manuputty menjelaskan, pihaknya sebagai Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, memfasilitasi masyarakat dalam hal pembelanjaan menggunakan uang non tunai.
Seperti yang diungkapkan, Pemilik Noken Anniya (Pusat Kerajinan Honai Kreatif) di Kota Jayapura, Mama Merry Dogopia bahwa penggunaan QRIS dalam menjual produk memudahkan dirinya dalam bertransaksi.
Seperti yang disampaikan, Ketua Aprindo ( Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia) Papua, Harris Manuputti bahwa pihaknya mengimbau seluruh ritel nasional dan lokal yang berada di Kab. Jayapura, Kota Jayapura mensosialisasikan QRIS.
Menurutnya, hal ini terbukti bahwa selama pelaksanaan event Festival Cenderawasih, 17-19 Mei 2024, tercatat capaian total omset transaksi pada penyelenggaraan Festival Cenderawasih sebesar Rp 646.279.500.
Penjabat Sekda Provinsi Papua Pegunungan, Drs. Wasuok Demianus Siep membuka resmi sosialisasi yang berlangsung di Hotel Baliem Pilamo Wamena, menyatakan mengapresiasi Bank Indonesia Papua yang telah berinisiatif untuk melaksanakan Sosialisasi Kanal digital Qris dan Kartu Kredit.
"Pada triwulan IV 2023, terdapat 177.268 merchant QRIS, yang mana semakin banyak merchant yang menggunakan QRIS maka transaksi juga akan semakin meningkat," ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, belum lama ini.
  Untuk itu pihak yang mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura dan pengunjung supaya bisa mendukung program Pemerintah Kota Jayapura, apalagi Kota Jayapura saat ini sudah menjadi smart city.
"Dalam pembentukan telah dilakukan implementasi QRIS. Sebagai salah satu bukti keberhasilan tersebut, Kota Jayapura berhasil mendapatkan penghargaan sebagai TP2DD terbaik tingkat Kab/Kota wilayah Papua, Nusa Tenggara, dan Maluku,"ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (11/12) kemarin.
Direktur Teknologi Informasi Bank Mandiri Timothy Utama menuturkan, QRIS dan BI-Fast di aplikasi Livin’ by Mandiri memberikan kemudahan dan kepraktisan bagi nasabah. Baik dalam melakukan pembayaran maupun transfer antarbank. Sampai akhir Agustus 2023, total nominal transaksi BI-Fast telah mencapai hampir Rp 1.500 triliun.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua Juli Budi Winantya mengatakan, PQN ini guna memperluas implementasi QRIS baik dari sisi merchant maupun pengguna dan sebagai bagian dari implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025.
Bahkan ada potongan harga tertentu bagi masyarakat yang belanja menggunakan QRIS. Ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi peningkatan transaksi non tunai.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua Juli Budi Winantya mengatakan, Â potongan QRIS yang dinamakan merchant discount rate (MDR) UMKM saat ini menjadi 0,3%. Sebelumnya tarif tersebut 0%. Ini merupakan bagian dari administrasi.
"Tidak hanya dalam penyediaan dan penukaran uang bagi masyarakat di kepulauan, tetapi juga bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah 3T tentang kedaulatan negara, " katanya kepada Cenderawasih Pos dalam rilisnya, Sabtu (1/7) kemarin.
"Kami sangat mendukung penggunaan QRIS, karena ini sangat mempermudah kami dari segi resiko penghitungan, kesalahan penggalian, kecurian dan sebagainya. Dari sisi konsumen juga lebih mudah untuk berbelanja, tidak repot harus menggunakan kartu, cukup dari android saja sudah bisa transaksi dan sebagainya, " ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (20/5) kemarin.