Nelayan tersebut diduga telah meninggal dunia sehingga tak mampu lagi megendalikan laju kemudi perahu dan menabrak pemecah ombak. Mengetahui hal tersebut, saksi segera melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian melalui
Menindaklanjuti laporan tersebut, hanya berselang lima menit atau sekitar pukul 19.35 WIT, tiga personel Pos Patmor Abe yakni Briptu Yuda Pratama, Bripda Neles Auna, S.Sos, dan Bripda Berto langsung bergerak menuju lokas
Kejadian ini terjadi sekira pukul 16.00 WIT dan menyebabkan satu orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka. Berdasarkan data yang di himpun Cenderawasih pos di lapangan, disebut korban yang men
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura pada Rabu 15 Desember 2025 sekitar pukul 22.30 WIT.
Berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan keluarga korban Maklon (31) mengatakan korban saat ini sudah sadar, namun kondisi masih di ruangan ICU RS Bhayangkara, Kotaraja. "Korban masih dalam kritis di ruangan ICU.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya membantu memadamkan api sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil water supply dikerahk
Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Febry V. Pardede, mengungkapkan bahwa dari belasan kasus tersebut, pihaknya mengamankan 16 orang tersangka yang terdiri dari 12 pria dan 4 wanita.
Penindakan tersebut merupakan hasil patroli rutin yang dilakukan untuk menekan peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIT itu dipimpin langsung Kasat Res
Namun namanya pedagang tentunya sulit menolak jika ada pembeli. apalagi jika hanya soal mengeluarkan barang lalu menerima uang pembelian. Berbagai cara bisa dilakukan. Meski begitu, aparat kepolisian tak tinggal diam. Da
Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Febry V. Pardede, mengatakan pengungkapan tersebut tercatat dalam tiga laporan polisi berbeda, yakni LP/11, LP/12, dan LP/13. “Pengungkapan ini dilakukan dalam operasi yang be