Disini Kapolda menyampaikan bahwa pembekalan ini nantinya menjadi dasar dalam menjalankan tugas para bintara remaja kedepan. Selain itu dikatakan bahwa Polda Papua saat ini sudah memiliki 3 Provinsi DOB yang semuanya masih menginduk di 1 Polda yakni Polda Papua.
Dari kejadian tersebut anggota reskrim Polres Paniai kini tengah mendalami kasusnya. “Saat ini Polisi masih menyelidiki kasus terbakarnya Puskesmas Pembantu di Kampung Kegouda, Paniai,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny melalui rilisnya, Selasa (19/12).
Kapolresta Victor Mackbon nampak kecewa lantaran ada anggota Polri yang akhirnya diberhentikan. Ia menyebut seharusnya jika anggota ini bisa lebih terbuka maka masih memungkinkan untuk dibantu.
Keberadaan ribuan personel ini juga telah dibagi oleh Biro Ops Polda Papua yang nantinya dilibatkan dalam pengamanan dengan sandi Operasi Lilin Cartenz 2023. Ia menyebutkan Operasi Lilin tersebut akan dilaksanakan mulai 21 Desember hingga 3 Januari 2024.
Kapolda tak ingin karena kepentingan tertentu akhirnya merugikan para pihak yang sejatinya memiliki kompetensi. Menurut Kapolda apa yang dilakukan oleh oknum tersebut dipastikan sangat merugikan masyarakat khususnya mereka yang selama ini sudah mengabdi sebagai honorer.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon menyampaikan bahwa pihaknya masih mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pasca pengumuman honorer K2 di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura.
"Data 1028 itu data siluman, ada yang tidak mengabdi, (tapi) nama ada masuk di 1028. Kalau tunggu bukti berarti saya harus hadirkan saya punya LBH," ujar Ketua Honorer Kota Kayapura, Maria Raiwaki, Kamis (14/12) kemarin.
Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, S.H., S.I.K menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Surveior , di mana akreditasi ini memiliki tujuan untuk peningkatan kerja Klinik Polres Keerom lebih baik.
“Prediksi kami ujaran kebencian akan mengalami peningkatan. Begitu juga dengan hoax kemungkinan akan bermunculan. Ini patut diantisipasi sebab tetap berpotensi membuka persoalan jika ada yang merasa dirugikan,” kata Ade kepada Cenderawasih Pos, Kamis (7/12).
Meski demikian tak ada korban jiwa dan situasi bisa dikendalikan. Kejadian ini kini ditangani Kepolisian Resor Intan Jaya. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Adi menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Kamis (7/12) sekira pukul 09.50 WIT.