Pelaksanaan program 100 hari kerja walikota dan wakilwalikota akan dimulai setelah bulan ramadhan tahun ini. "Sementara kita fokus kegiatan safari Ramadhan, HUT Kota Ke-115 dan HUT PI yang akan dilakukan dalam waktu dekat, kita akan turun ke kampung-kampung itu setelah Idul Fitri nanti," pungkasnya.
Berbagai kalangan masyarakat hingga anak sekolah tumpah ruah di sepanjang jalan Kota Jayapura menyambut Wali Kota Jayapura yang baru Abisai Rollo dan wakilnya Rustan Saru. Selain menyambut di pinggiran jalan, ada juga iring-iringan kendaraan roda dua dan empat yang mengarak pasangan pemimpin baru di Kota Jayapura ini.
 Abisai Rollo menegaskan jika tidak ada lagi pengkotak-kotakan di tengah masyarakat karena perbedaan pilihan pada saat politik itu hal yang wajar. Namun satu hal yang perlu disyukuri adalah di tengah perbedaan pilihan itu pada akhirnya pasangan ABR-HARUS yang terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura.
 Menurut ABR sapaan akrab Ondoafi Besar Muaratami itu, rotasi jabatan merupakan suatu hal yang wajar dalam organisasi kepemerintahan. "Soal rotasi jabatan, OPD tidak perlu pikir, karena ini kita lakukan untuk penyegaran, jika dipercaya maka harus tunjukkan dengan kinerja, namun jika tidak maka sabar saja pasti akan mendapatkan bagian," ungkapnya.
"Harapan lainnya adalah pelestarian budaya perlu menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan dengan membuka ruang partisipasi bagi seniman, akademisi dalam penyusunan kebijakan," sambung Ilham Murda.
  Plt Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje menjelaskan dalam memasuki pelaksanaan ibadah umat Islam pada Ramadhan 1446 Hijriah yang dimulai pada hari Sabtu, 1 Maret 2025, maka dengan ini ditetapkan kembali penyesuaian jam kerja dan jam pelayanan bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura.
 Menurut Max, pelantikan tersebut nantinya akan berpedoman pada surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang proses pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024 di poin ke-8 tentang proses serah terima jabatan dilaksanakan di ibukota kabupaten atau kota.
 ABR-HARUS menilai Turkam ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melibatkan masyarakat secara langsung dengan proses pembangunan yang akan dijalankan. "Dengan Turkam ini juga kita harapkan ada bisa menjaring aspirasi warga yang mungkin selama ini tidak diketahui oleh pemerintah," ungkapnya.
  Kata Evert, dengan sisa waktu hingga puncak perayaan masih bisa menuntaskan persiapan yang sedang dilakukan. "Masih ada beberapa hari, untuk itu kami yakin sebelum harinya semua sudah disediakan," tuturnya.
 Ketua Panitia Penjemputan yang juga Sekretaris Golkar Kota Jayapura, Sjamsier Husein menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas detail terkait proses penyambutan walikota dan wakil walikota.