"Jadi kita tidak ada lagi pengawas ketenagakerjaan di Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, karena sudah dialihkan ke provinsi dan terkait dengan tugas-tugas mereka, itukan mengawasi pekerjaan yang terkait dengan tenaga kerja yang diberdayakan," bebernya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Enos Naa menjelaskan, tenaga kerja yang mengikuti program tersebut merupakan mereka yang belum pernah bekerja atau tidak memiliki pekerjaan.  Â
Setelah ditelusuri, ledakan yang diduga bom tersebut, bersumber dari septic tank rumah yang masih dalam tahap pembangunan. Akibatnya, satu orang pekerja meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.