Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri A. Yudianto menyatakan, berkenaan dengan rencana tersebut, Pemerintah Provinsi Papua siap memberi dukungan penuh agar dapat memutus kesenjangan layanan telekomunikasi di wilayah bumi Cenderawasih.
Mereka menginginkan jenasah dikeluarkan dan diletakkan di lapangan terbuka untuk disaksikan orang banyak. Ini karena menurut mereka Filep Karma bukan hanya milik orang Biak tetapi sudah milik seluruh masyarakat Papua
Gubernur Lukas Enembe juga menaruh hormat kepada Ketua KPK yang memberikan pernyataan bahwa pemulihan kesehatan diutamakan serta menimbang bakti Lukas Enembe kepada negara selama ini saat menjabat sebagai Kepala Daerah Provinsi Papua.
‘’Nah, kita tunggu dalam satu dua minggu ke depan di awal bulan November ini. kemarin dengan pak Mendagri sudah diberi informasi resmi dan nanti surat resmi akan menyusul untuk para bupati yang ada di Selatan Papua ini akan diundang mengikuti pelantikan di Jakarta,’’ tandasnya.
Papua Utara sendiri jika disetujui maka ada beberapa kabupaten yang bisa masuk atau bergabung yaitu Kabupaten Nabire, Kabupaten Biak, Kabupaten Supiori, Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabuparen Waropen. Terkait ini anggota Baleg lainnya, Sulaeman Hamzah menyampaikan bahwa hal tersebut sah-sah saja dan menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan.
Usai ibadah, Ketua MRP Thimotius Murib dalam sambutannya mengatakan tema dan sub tema pada hakekatnya merujuk pada motto MRP dan visi - misi tema sentral serta filosofi dasar keberadaan MRP sebagai representasi kultural Orang Asli Papua yang berfungsi melindungi hak-hak dasar Orang Asli Papua sesuai amanat Undang-undang nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan UU Nomor 2 Tahun 2021 hingga saat ini.
“Seluruh perintah dan rekomendasi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan dapat ditindaklanjuti dan dilaksanakan,” kata Gubernur yang disampaikan oleh Juru Bicaranya M Rifai Darus kepada wartawan, Senin (31/10).
Pemerintah Provinsi kata Hosea akan mendukung dan mendorong anak muda Papua untuk menampilkan kreatifitas yang mereka miliki, bukan hanya di moment moment tertentu saja.